Wanita di Bali Diduga Bunuh Diri Lompat dari Jembatan Tukad Bangkung
Penemuan mayat KMS berawal dari informasi masyarakat kepada anggota Polsek Petang.
Seorang perempuan berinisial KMS (21) ditemukan tewas karena diduga bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan Tukad Bangkung, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali.
Kapolsek Petang, AKP I Nyoman Arnaya mengatakan, penemuan mayat itu terjadi pada Kamis (3/4) malam sekitar pukul 20.05 WITA. Jenazah berhasil dievakuasi pada Jumat (4/4) sekitar pukul 00.15 WITA.
"Diketahui adanya dugaan kejadian bunuh diri dengan cara menceburkan diri atau melompat dari atas jembatan Tukad Bangkung," kata Arnaya, pada Jumat (4/4).
Penemuan mayat KMS berawal dari informasi masyarakat kepada anggota Polsek Petang bahwa ada sebuah kendaraan sepeda motor dengan pelat nomor DK 5780 UBJ merek Honda PCX warna hitam di atas Jembatan Bangkung.
Posisi motor tersebut berada di tengah jembatan sisi selatan jalan. Setelah mendapatkan informasi itu, anggota Polsek Petang menuju TKP. Sekitar tiga anggota polisi dan lima warga melaksanakan penyusuran di bawah jembatan.
"Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih 20 menit, ditemukan korban dengan posisi tengkurap di bawah jembatan," imbuhnya.
Petugas lalu mengecek kondisi kendaraan korban. Rupanya posisi sadel masih terkunci. Ditemukan helm dan kaca mata warna hitam pada sepeda motor.
Jenazah Korban Dievakuasi ke RS
Selanjutnya, pada pukul 23.05 WITA, tim identifikasi Polres Badung bersama dokter puskesmas tiba di TKP untuk melakukan indentifikasi terhadap jenazah korban.
Kemudian, tim Sar Polda Bali melakukan evakuasi jenazah korban di bawah Jembatan Tukad Bangkung yang dibantu oleh personil Polsek Petang dan personil TNI Koramil Petang.
”Jenazah korban dinaikkan ke mobil Bhuana Bali Resque dan dibawa ke Rumah Sakit Mangusada, untuk autopsi lebih lanjut," ujarnya.
Dari hasil olah TKP, korban asal Buleleng itu mengalami patah tulang lengan kiri bagian atas dan bawah, memar merah pada perut, dada, dan lengan kiri. Terjadi patah tulang juga pada paha kiri dan kaki kiri bagian bawah, pendarahan dari bola mata, hidung kiri, dan tulang hidung kiri patah.
"Dugaan motif korban bunuh diri masih dilakukan pendalaman," ujarnya.