Jakarta, 10 April 2026 – Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat nasional menunjukkan pergerakan pada Jumat pagi. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia merilis data terkini. Data ini menjadi acuan penting bagi masyarakat dan pemerintah dalam memantau stabilitas ekonomi.
Pada pukul 07.28 WIB, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp84.650 per kilogram (kg). Sementara itu, harga telur ayam ras juga mengalami kenaikan, berada di angka Rp32.650 per kg. Fluktuasi harga ini menjadi perhatian utama mengingat kedua komoditas tersebut merupakan kebutuhan pokok harian.
Perkembangan harga pangan nasional ini didasarkan pada pemantauan harian di berbagai pasar tradisional. Data yang akurat dan transparan dari PIHPS Nasional bertujuan untuk memberikan informasi yang valid. Hal ini membantu dalam perumusan kebijakan pengendalian inflasi serta menjaga daya beli masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Kenaikan harga cabai rawit merah menjadi salah satu sorotan utama dalam laporan PIHPS Nasional hari ini. Dengan harga Rp84.650 per kg, komoditas ini menunjukkan tren peningkatan yang signifikan di pasar eceran. Kondisi ini dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga secara langsung.
Selain cabai rawit merah, harga telur ayam ras juga tercatat tinggi, yakni Rp32.650 per kg. Telur merupakan sumber protein penting yang banyak dikonsumsi masyarakat. Kenaikannya berpotensi menimbulkan dampak pada sektor konsumsi.
Varietas cabai lainnya juga menunjukkan harga bervariasi. Cabai merah besar tercatat Rp46.150 per kg, sedangkan cabai merah keriting berada di angka Rp46.000 per kg. Sementara itu, cabai rawit hijau juga tidak luput dari pantauan, dengan harga Rp53.700 per kg.
Advertisement
Advertisement
Sektor beras, sebagai makanan pokok utama, menunjukkan variasi harga berdasarkan kualitasnya. Beras kualitas bawah I dan II sama-sama tercatat Rp14.550 per kg. Harga ini mencerminkan kondisi pasokan dan permintaan di segmen bawah.
Untuk beras kualitas medium, harga medium I mencapai Rp16.050 per kg, dan medium II sedikit lebih rendah di Rp15.900 per kg. Sementara itu, beras kualitas super I dijual Rp17.300 per kg, dan super II di harga Rp16.800 per kg. Perbedaan harga ini menunjukkan preferensi konsumen terhadap kualitas beras.
Komoditas bawang juga menjadi perhatian dalam daftar harga pangan strategis. Bawang merah tercatat Rp47.250 per kg, sedangkan bawang putih berada di angka Rp40.200 per kg. Harga kedua jenis bawang ini relatif stabil dibandingkan beberapa komoditas lain.
Advertisement
Advertisement
Daging ayam ras segar dilaporkan mencapai Rp41.800 per kg, menunjukkan pergerakan harga yang perlu diwaspadai. Daging sapi juga memiliki perbedaan harga berdasarkan kualitasnya. Daging sapi kualitas I tercatat Rp147.900 per kg, sementara kualitas II sedikit lebih rendah di Rp140.050 per kg.
Harga gula pasir juga dipantau ketat oleh PIHPS Nasional. Gula pasir kualitas premium berada di harga Rp20.150 per kg, sedangkan gula pasir lokal sedikit lebih murah, yakni Rp19.100 per kg. Ketersediaan dan harga gula sangat penting bagi industri makanan dan minuman.
Minyak goreng, sebagai salah satu kebutuhan pokok, juga menunjukkan variasi harga. Minyak goreng curah tercatat Rp20.150 per liter. Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp23.200 per liter, dan bermerek II di harga Rp22.300 per liter. Perbedaan harga ini memberikan pilihan bagi konsumen sesuai anggaran mereka.
Advertisement
Sumber: AntaraNews