Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat

{{caption}}
Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya

{{caption}}
BGN Cari Dana di Luar APBN untuk MBG di Daerah 3T

{{caption}}
IHSG Sesi Pertama Melambung ke 5.599

{{caption}}
Habiburokhman Puji Jenderal Listyo Sigit: Kapolri Terbaik Sepanjang Masa

{{caption}}
Buku 'Presiden Solusi' Kupas Pola Pikir dan Kepemimpinan Prabowo

Topik Terkait
{{caption}}
Rupiah Melemah: Tembus Rp16.903 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global

Nilai tukar Rupiah kembali melemah, mencapai Rp16.903 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, mencerminkan tekanan dari sentimen global.

{{caption}}
Rupiah Menguat Tajam: Respons Pasar atas Meredanya Tekanan Global

Nilai tukar Rupiah menguat signifikan pada penutupan perdagangan di Jakarta, mencerminkan respons positif pasar terhadap meredanya tekanan global dan fundamental ekonomi domestik yang solid.

{{caption}}
Purbaya Optimistis Reformasi DHE SDA Perkuat Stabilisasi Rupiah dan Ekonomi Nasional

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yakin kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) akan memperkuat Stabilisasi Rupiah dan ketahanan ekonomi Indonesia. Simak dampaknya terhadap pasar domestik!

{{caption}}
Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat, Dana Asing Masuk Pasar Obligasi RI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yakin Rupiah menguat kembali setelah pemerintah melihat aliran dana asing ke obligasi Indonesia, didukung langkah stabilisasi pasar keuangan.

{{caption}}
Rupiah Menguat Tajam: Komitmen Kerja Sama AS-Indonesia Dorong Kinerja Mata Uang Domestik

Nilai tukar rupiah menguat signifikan di Jakarta, didorong oleh kesepakatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat yang diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump, membawa optimisme pasar.

{{caption}}
Ekonom Proyeksi Rupiah Menguat di Paruh Kedua 2024, Ini Pemicunya

Ekonom memproyeksikan Rupiah Menguat mulai Agustus hingga akhir tahun 2024, didukung kondisi global yang kondusif dan fundamental ekonomi domestik yang kuat, menawarkan prospek menarik bagi pasar keuangan.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Optimis Rupiah Menguat ke Level Rp15.000 per Dolar AS

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini Bank Indonesia berpeluang mendorong **Rupiah Menguat** hingga Rp15.000 per dolar AS, didorong fundamental ekonomi yang membaik dan aliran modal asing.

{{caption}}
Rupiah Menguat Tajam di Pembukaan Perdagangan, Isyarat AS Tak Serang Greenland Jadi Pemicu

Rupiah menguat tajam di awal perdagangan Jumat, dipicu isyarat Presiden AS Donald Trump tak serang Greenland. Ini memberikan angin segar bagi pasar keuangan global.

{{caption}}
Bank Indonesia Tiba-tiba Naikkan Suku Bunga Acuan, Pengamat: Langkah Tepat untuk Selamatkan Rupiah

Kenaikan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen memperkuat daya tarik aset rupiah, membantu menahan arus keluar modal asing.

{{caption}}
Pengamat Prediksi Nilai Tukar Rupiah Bisa Tembus Rp19.000 per USD Akhir Juni 2026

Menurut Ibrahim, tekanan terhadap rupiah saat ini berasal dari kombinasi faktor eksternal dan domestik yang membuat investor semakin berhati-hati.

{{caption}}
Membongkar Penyebab Rupiah Anjlok ke Level Rp18.129 per USD dan IHSG Terkoreksi Tajam ke 5.431

Pelemahan rupiah juga diikuti oleh koreksi tajam di pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun hampir 2,92 persen ke level 5.431.

{{caption}}
Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Terus Dorong Program Bidang Pangan hingga Energi

Langkah ini penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi makro di tengah dinamika global yang masih penuh tantangan.

{{caption}}
Pemerintah, BI dan DPR Perkuat Kebijakan Fiskal dan Moneter, Hasilkan Dua Strategi Jaga Rupiah

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan rapat tersebut diinisiasi DPR sebagai forum evaluasi.

{{caption}}
Menkeu Purbaya: Pelemahan Kurs dan IHSG Tak Cerminkan Kuatnya Fundamental Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah dan IHSG tidak sejalan dengan fundamental ekonomi Indonesia yang solid. Ia menyoroti persepsi negatif pasar yang keliru terhadap kondisi riil.