Isu Demo Reformasi Jilid 2 Menguat, TNI Tegaskan Siap 24 Jam
Belakangan narasi yang menyebut bakal ada demo besar seperti zaman reformasi 1998 semakin menguat di tengah masyarakat.
Narasi dan kabar di media sosial mulai berhembus soal kabar akan adanya demo yang menuntut reformasi jilid 2. Hal itu dipicu situasi ekonomi Republik Indonesia yang dinilai semakin terpuruk, seperti melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar dan ambruknya angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Merespons hal itu, Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas mengatakan TNI pada prinsipnya siap. Bahkan dirinya, menyatakan tidak hanya siap 24/7 jika diperlulam maka 25/8 akan terus bersiaga.
"Ada demo, nggak ada demo, TNI siap 24 jam. Kalau saya bilang bukan 24 jam lagi, jam kerja saya 25 jam, 8 hari, Mbak. Jadi kalau mau dikerahkan sekarang, kami siap," kata Nas kepada awak media di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).
Peringatan Noel
Saat ditanya apakah ada antisipasi terkait hal tersebut, Nas menegaskan pihaknya belum sampai ke tahap tersebut.
"Belum sampai ke sana. Belum," kata dia singkat.
Selain ramai menjadi diskursus publik, reformasi jilid 2 juga pernah dinyatakan secara terbuka oleh eks Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel. Usai menjalani sidang vonis dalam perkara dugaan korupsi sertifikasi K3 Kemnaker pada Kamis 4 Juni 2026. Kala itu Noel berkelakar mewanti Presiden Prabowo bahwa akan ada gerakan reformasi jilid 2 dalam waktu dekat. Berikut kutipannya:
Saya coba ingatkan Pak Prabowo, dalam bulan Juni-Juli ini akan ada peristiwa besar. Ada eskalasi politik yang ujungnya menggulingkan pemerintahan Prabowo. Konsolidasi ini sudah selesai dan sudah matang. '98 jilid 2 bisa terjadi tidak lama lagi jika Pak Prabowo tidak peka terhadap situasi ini.
Kita sudah lihat dolar semakin tinggi, IHSG juga babak belur. Itu salah satu indikator bahwa ke depan bisa muncul gejolak sosial yang berawal dari gejolak ekonomi.
Pak Prabowo harus mencari kawan yang strategis dan loyal. PDIP punya loyalitas ideologis, sementara barisan Habib Rizieq juga memiliki loyalitas kepemimpinan yang kuat,
Jangan cari partai yang ke sana ke mari dan jangan cari kawan yang orientasinya hanya jabatan dan uang. Kasihan, Pak Prabowo, karena orientasi kerakyatannya menurut saya sudah luar biasa.