Identitas Pria Gantung Diri di Flyover Pasupati Bandung Terkuak, Korban KW (19) Ditemukan Bersama Motor Aerox
Kepolisian berhasil mengidentifikasi pria yang ditemukan gantung diri di Flyover Pasupati Bandung sebagai KW (19), dengan sepeda motor Yamaha Aerox miliknya turut ditemukan di lokasi kejadian, memicu pertanyaan lebih lanjut.
Kepolisian Resor Kota Besar Bandung telah berhasil mengidentifikasi jasad seorang pria yang ditemukan gantung diri di jembatan layang (flyover) Pasupati, Kota Bandung. Korban diketahui berinisial KW, berusia 19 tahun, yang ditemukan pada Jumat (30/10) malam.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang melihat korban di sisi jalan layang sebelum kemudian meloncat. Pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai insiden pria gantung diri Flyover Pasupati ini.
Jasad KW kemudian dievakuasi oleh tim pemadam kebakaran menggunakan mobil rescue dan dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk autopsi. Penemuan ini menimbulkan duka mendalam dan menjadi perhatian publik di Kota Bandung.
Kronologi Penemuan dan Identifikasi Korban
Kejadian pria gantung diri Flyover Pasupati ini bermula ketika seorang saksi mata melihat KW berdiri di sisi jembatan layang pada Jumat malam. Saat saksi mencoba mendekat, korban sudah melompat dengan tali yang menggantung pada pembatas jembatan.
Saksi tersebut kemudian segera melaporkan kejadian tragis ini kepada petugas kepolisian. Tidak lama berselang, tim dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung tiba di lokasi untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Bandung Wetan AKP Bagus Yudo membenarkan insiden tersebut. "Telah di temukan satu orang laki-laki yang gantung diri, selanjutnya sekitar pukul 23.10 WIB. Korban dievakuasi oleh tim damkar menggunakan mobil rescue," kata Bagus saat dikonfirmasi di Bandung, Sabtu.
Setelah serangkaian olah TKP, identitas korban berhasil dikonfirmasi sebagai KW (19). Jasadnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung, untuk proses autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Proses Evakuasi Dramatis oleh Tim Penyelamat
Tim Rescue Peleton 1 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung segera merespons laporan kejadian pria gantung diri Flyover Pasupati ini. Komandan Regu (Danru) Rescue, Hartono, menyatakan bahwa timnya menerima laporan sekitar pukul 22.26 WIB dan langsung bergerak ke lokasi.
Setibanya di lokasi, tim menemukan korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. "Sudah meninggal. Sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan saat kami lakukan evakuasi," ujar Hartono di lokasi kejadian.
Proses evakuasi jasad korban memerlukan penanganan khusus mengingat lokasinya yang berada di jembatan layang. Tim DPMKP menggunakan sebuah mobil crane dan melibatkan enam personel untuk mengangkat jasad KW.
Hartono menjelaskan, "Anggota kami turun ke bawah, kemudian korban diangkat menggunakan sistem tali." Saat ditemukan, korban masih mengenakan helm dan jaket berwarna hitam, dengan tali yang terikat pada pembatas jalan, menambah detail tragis dari insiden ini.
Temuan Penting di Lokasi Kejadian
Selain jasad korban, tim penyelamat juga menemukan beberapa barang bukti penting di lokasi kejadian. Hartono menambahkan bahwa satu unit sepeda motor jenis Yamaha Aerox ditemukan terparkir di sisi jalan.
Motor tersebut diduga kuat merupakan milik korban KW. Penemuan ini menjadi salah satu petunjuk awal dalam proses identifikasi dan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian mengenai kasus pria gantung diri Flyover Pasupati ini.
Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap motif di balik tindakan tragis yang dilakukan oleh KW. Pihak berwenang terus mengumpulkan informasi dan bukti untuk memberikan gambaran lengkap tentang insiden ini.
Sumber: AntaraNews