Misteri Pria Gantung Diri Pasupati: Ditemukan Malam Hari dengan Helm dan Jaket Hitam
Sebuah insiden tragis menggemparkan Kota Bandung saat seorang pria ditemukan tewas gantung diri di Flyover Pasupati, memicu evakuasi dramatis pada malam hari oleh tim gabungan.
Kota Bandung digegerkan dengan penemuan seorang pria tanpa identitas yang tewas gantung diri di jembatan layang (flyover) Pasupati pada Jumat malam. Peristiwa tragis ini memicu respons cepat dari petugas gabungan untuk melakukan evakuasi di lokasi kejadian.
Tim Rescue Peleton 1 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung menerima laporan sekitar pukul 22.26 WIB dan segera menerjunkan personel. Setibanya di lokasi, korban dipastikan sudah meninggal dunia dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Proses evakuasi berlangsung dramatis mengingat lokasi kejadian berada di jembatan layang yang tinggi. Petugas menggunakan peralatan khusus untuk menurunkan jasad korban yang masih mengenakan atribut lengkap.
Kronologi Penemuan dan Evakuasi Dramatis
Komandan Regu (Danru) Rescue Peleton 1 DPMKP Kota Bandung, Hartono, menjelaskan bahwa laporan diterima pada pukul 22.26 WIB. Timnya langsung bergerak cepat ke Flyover Pasupati, lokasi kejadian yang ramai dilalui kendaraan.
Setibanya di lokasi, tim memastikan bahwa korban sudah tidak bernyawa. "Sudah meninggal. Sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan saat kami lakukan evakuasi," kata Hartono di lokasi kejadian, mengonfirmasi kondisi korban saat ditemukan.
Evakuasi dilakukan dengan melibatkan enam personel dari tim Rescue DPMKP Kota Bandung. Sebuah mobil crane digunakan untuk membantu proses penurunan jasad dari ketinggian jembatan layang tersebut.
Anggota tim turun ke bawah jembatan untuk menjangkau korban. "Anggota kami turun ke bawah, kemudian korban diangkat menggunakan sistem tali," tambah Hartono, menjelaskan metode evakuasi yang diterapkan.
Ciri-ciri Korban dan Barang Bukti di Lokasi
Saat ditemukan, korban masih mengenakan helm serta jaket berwarna hitam, menambah misteri identitasnya. Sebuah tali terikat pada pembatas jalan, yang diduga digunakan korban dalam insiden tragis ini.
Petugas juga menemukan satu unit sepeda motor jenis Yamaha Aerox terparkir di sisi jalan, yang kuat dugaan merupakan milik korban. Keberadaan motor ini menjadi salah satu petunjuk awal bagi pihak kepolisian.
Hartono memperkirakan usia korban masih relatif muda. "Masih muda, dilihat dari wajahnya masih muda," ujarnya, memberikan gambaran awal mengenai profil korban.
Ciri-ciri fisik dan barang bukti yang ditemukan diharapkan dapat membantu proses identifikasi lebih lanjut. Pihak berwenang akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap latar belakang insiden ini.
Penanganan Lanjutan dan Proses Identifikasi
Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban segera dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung. Di sana, akan dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian dan melengkapi data forensik.
Proses identifikasi korban menjadi prioritas utama bagi pihak kepolisian. Informasi dari barang bukti dan ciri-ciri fisik akan dicocokkan dengan data laporan orang hilang atau catatan kependudukan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa untuk segera melapor. Kerjasama publik sangat dibutuhkan dalam mengungkap identitas pria gantung diri Pasupati ini.
Sumber: AntaraNews