Detik-Detik Perempuan Lompat dari Jembatan di Bali hingga Tewas, Upaya Sang Adik Gagal Selamatkan Kakaknya
Peristiwa tragis ini terjadi di Banjar Dinas Batang, Desa Labasari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali.
Seorang perempuan berinisial NKRPN (26) ditemukan meninggal dunia setelah melompat dari Jembatan Batang setinggi sekitar 30 meter. Peristiwa tragis ini terjadi di Banjar Dinas Batang, Desa Labasari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali, pada Rabu (29/4) malam.
Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda Nengah Artono, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut korban merupakan warga setempat.
"Peristiwa orang meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan Batang yang tingginya sekitar 30 meter," kata Ipda Artono, Kamis (30/4) sore.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan kepolisian, sekitar pukul 21.10 WITA, korban pergi bersama adiknya berinisial NLJ menggunakan sepeda motor Honda Scoopy untuk membeli es. Korban mengendarai motor, sementara sang adik membonceng di belakang.
Sesampainya di Jembatan Batang, korban sempat menghentikan kendaraan dan berupaya melompat. Namun, aksinya berhasil dicegah oleh adiknya. Setelah itu, keduanya memutuskan kembali ke arah rumah dengan posisi adik yang mengendarai motor.
Di tengah perjalanan, tepatnya di dekat gang menuju rumah, korban meminta berhenti. Ia kemudian meminta adiknya turun, mengambil alih sepeda motor, dan berbalik arah kembali menuju Jembatan Batang.
"Melihat hal tersebut kemudian adik korban berteriak dan langsung pergi menuju ke rumah untuk memberitahu pelapor (orang tua korban), bahwa korban mau melompat dari Jembatan Batang," imbuhnya.
Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Jembatan
Setelah mendapat kabar dari anaknya, orang tua korban bersama adiknya segera menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), mereka menemukan sepeda motor korban terparkir di pinggir jalan jembatan, serta sepasang sandal berwarna merah muda di trotoar.
Tak lama kemudian, korban ditemukan sudah tergeletak di sungai di bawah jembatan dalam kondisi tidak bergerak.
Petugas Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Perbekel Desa Labasari, personel Polsek Abang, serta tim medis dari Puskesmas Abang II tiba di lokasi sekitar pukul 22.20 WITA untuk melakukan evakuasi bersama warga. Sekitar pukul 22.45 WITA, korban berhasil dievakuasi dari dasar jembatan.
Dugaan Motif
Berdasarkan hasil sementara, motif kejadian diduga berkaitan dengan kondisi psikologis korban.
"Motifnya, diduga korban mengalami depresi. Keluarga menerima dengan ikhlas kematian korban sebagai musibah dan tidak mencurigai siapapun atas kematian korban," ujarnya.