Cerita Heroik Penjaga Palang Perlintasan di Yogyakarta Selamatkan Pria yang Ingin Bunuh Diri
Pria itu sempat memberikan secarik kertas kepada petugas penjaga perlintasan kereta.
Petugas penjaga palang perlintasan KA di JPL 350, Yogyakarta Subambang melakukan aksi heroik dengan menyelamatkan seorang pria yang melakukan percobaan bunuh diri di rel KA, Senin (4/5).
Subambang menceritakan sekitar pukul 18.16 WIB saat sedang bertugas menjaga palang perlintasan di Baciro, Kota Yogyakarta tiba-tiba dirinya didatangi oleh seorang pria yang belakangan diketahui identitasnya berinisial RS (23) warga Bantul, DIY.
Subambang mengatakan ketika itu pria yang mendatangi sempat bertanya kereta api akan melintas melewati palang penjagaan di Baciro kapan. Pria itu sempat bertanya hingga tiga kali.
Subambang mengungkapkan ketika itu dirinya sudah menutup palang perlintasan KA. Artinya, sebentar lagi KA akan melintas.
"Tiba-tiba ada orang datang di depan pos ini. Dia bertanya sampai tiga kali pakai Bahasa Jawa, 'Pak, sepure jam piro?' (Pak, keretanya datang jam berapa). Terus saya bilang, 'Lha kae.'(Itu keretanya)," ucap Subambang, Kamis (7/5).
Berlari ke Arah Kereta
Usai bertanya dan melihat KA akan segera melintas, pria itu tiba-tiba menyerahkan secarik kertas kepada Subambang. Secarik kertas itu berisikan nama istri pria itu dengan nomor Whatsapp yang bisa dihubungi.
"Orang itu bilang ke saya, Pak ini saya titip nomor WA istri saya. Terus dia taruh kertas di meja saya kemudian langsung berlari ke arah KA sambil teriak, 'Aku wes ra kuat (aku sudah tidak kuat).'," kenang Subambang.
Melihat pria itu berlari ke arah rel yang akan dilintasi KA, Subambang langsung mengejar dan menangkapnya. Setelahnya Subambang menyeret pria itu menjauh dari rel KA.
"Saya langsung lari dan kejar. Saya tarik terus saya bopong ke luar jalur rel dan saya bawa ke dekat palang perlintasan," ungkap Subambang.
Melapor ke Mako Brimob
Subambang menceritakan ketika itu dirinya heran kok bisa mendapatkan kekuatan untuk membopong pria tersebut.
Subambang kemudian segera meminta tolong kepada para pengguna jalan yang menunggu KA melintas untuk membantu mengamankan pria tersebut.
"Saya teriak. Mas tolong mas. Ini dipegangi mas. Ini mau bunuh diri. Terus pengguna jalan segera membantu saya memegangi," ungkap Subambang
"Pas saya tarik itu, dia masih teriak, 'Pak aku wes ra kuat. Aku wes ra kuat urip.' (Pak saya sudah gak kuat. Aku sudah ga kuat hidup)," imbuh Subambang.
Usai mendapatkan bantuan beberapa orang untuk mengamankan pria itu, Subambang segera berpesan agar melapor ke petugas di Mako Brimob yang berada tak jauh dari pos perlintasan di Baciro, Kota Yogyakarta.
Setelah memasrahkan pria yang akan bunuh diri itu, Subambang segera bergegas kembali ke pos jaga palang perlintasan.
"Saya langsung kerja lagi karena harus menjaga palang perlintasan KA sendiri. Nanti kalau ada apa-apa bagaimana?" ucap Subambang.