Longsor di Jalur Kereta Cibeber-Lampegan, Sejumlah Perjalanan Kereta Dibatalkan
Berdasarkan hasil pemeriksaan, dinyatakan bahwa jalur tersebut untuk sementara waktu tidak aman dilalui oleh perjalanan kereta api.
KAI Daop 2 Bandung membatalkan sejumlah perjalanan kereta api pada Minggu (19/4), akibat adanya longsor di jalur kereta api pada petak jalan antara Stasiun Cibeber dan Stasiun Lampegan.
"Adanya gogosan (longsor) pada jalur rel tepatnya di Km 74+9/0 petak Jalan Cibeber-Lampegan," kata Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, melalui keterangan diterima dikutip, Senin (20/4).
Kuswardojo menjelaskan temuan adanya longsor itu bermula dari patroli yang dilakukan oleh petugas di jalur kereta api. Melihat adanya longsor, petugas patroli langsung berkoordinasi dengan tim tanggal darurat KAI Daop 2 Bandung untuk dilakukan pemeriksaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, dinyatakan bahwa jalur tersebut untuk sementara waktu tidak aman dilalui oleh perjalanan kereta api.
"Keselamatan merupakan hal yang tidak dapat ditawar. Untuk itu, jalur pada petak jalan Cibeber-Lampegan kami nyatakan tidak dapat dilalui sementara waktu hingga proses perbaikan selesai dilakukan," ujar dia.
Perjalanan Kereta Dibatalkan
Menurut Kuswardojo, terdapat sejumlah perjalanan kereta api yang dibatalkan yakni perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat-Sukabumi. Perjalanan kereta hanya sampai di Stasiun Cianjur. Selain itu, perjalanan KA 342 Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat yang dijadwalkan berangkat pada Senin (20/4) pukul 05.15 WIB juga dibatalkan.
"Kami memahami bahwa pembatalan perjalanan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna jasa," kata Kuswardojo.
Sebagai kompensasi, pelanggan yang terdampak dan tidak berkenan melakukan perjalanan, dapat melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian dana sebesar 100 persen dari harga tiket. Pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun secara langsung di loket stasiun.
Pembatalan tiket dapat dilakukan dalam kurun waktu maksimal 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket. KAI Daop 2 Bandung mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan kanal resmi yang tersedia guna mempermudah proses pembatalan.
"Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penanganan di lapangan agar jalur dapat segera kembali normal dan operasional kereta api dapat berjalan dengan lancar. Kami juga mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan," tandas Kuswardojo.