Tragis, Ibu dan Anak di Tapanuli Selatan Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tertimbun Longsor
Material longsor menimbun permukiman warga dan menyebabkan dua orang tertimbun.
Tim SAR gabungan menemukan dua korban bencana longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, dalam keadaan meninggal dunia. Keduanya merupakan ibu dan anaknya.
Longsor terjadi pada Senin (18/5) sekitar pukul 19.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Batangtoru sejak sore hari. Material longsor menimbun permukiman warga dan menyebabkan dua orang tertimbun.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Hery Marantika, mengatakan korban pertama bernama Yasine Gulo (43) ditemukan pada Selasa (19/5) pukul 09.40 WIB dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Tapanuli Selatan.
“Korban pertama berhasil ditemukan setelah Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di area longsoran menggunakan peralatan manual serta dukungan alat berat,” ujar Hery.
Setelah itu, tim melanjutkan pencarian terhadap korban kedua, Sariman Gulo (25), dengan memperluas area pencarian di sekitar material longsor.
Pencarian Manual
Menurut Hery, proses pencarian dilakukan secara terpadu menggunakan metode manual dan alat berat untuk menggali material longsor secara bertahap. Tim juga melakukan penyisiran pada titik-titik yang dicurigai berdasarkan informasi warga dan analisis lapangan.
"Kondisi tanah yang masih labil dan area longsoran yang cukup luas menjadi tantangan selama operasi pencarian berlangsung," ungkap Herry.
Korban kedua akhirnya ditemukan pada Rabu (20/5) sekitar pukul 09.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia tertimbun material longsor.
“Korban kedua ditemukan di area longsoran setelah tim melakukan penggalian dan penyisiran lanjutan pada sektor prioritas pencarian. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” katanya.
Dalam operasi pencarian, tim SAR gabungan didukung kendaraan rescue double cabin, peralatan mountaineering, peralatan medis, alat komunikasi, genset, alkon, cangkul, alat evakuasi manual, serta kantong jenazah.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR bencana tanah longsor di Kecamatan Batang Toru resmi ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke satuan masing-masing.