Air Mata dan Ketegaran Ibunda Thoudy Badai saat Sang Anak Ditangkap Militer Israel
Hani Hanifa Humanisa, berusaha tetap kuat sambil terus memanjatkan doa demi keselamatan putranya.
Jurnalis Republika, Thoudy Badai atau yang akrab disapa Odi, dilaporkan diamankan Tentara Israel ketika menjalankan misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza. Menanggapi kabar tersebut, ibundanya, Hani Hanifa Humanisa, berusaha tetap kuat sambil terus memanjatkan doa demi keselamatan putranya.
Hani menuturkan bahwa sebelum keberangkatan Odi ke Gaza, mereka sempat berbincang panjang mengenai rencana perjalanan tersebut. Ia memahami betul berbagai risiko yang mungkin dihadapi anaknya di kawasan konflik.
"Kami mendiskusikan banyak hal, termasuk segala risiko yang mungkin ada," kata Hani dalam keterangannya, Selasa (19/5).
Rasa Cemas
Walaupun dihantui rasa cemas, Hani akhirnya memberikan izin dan dukungan kepada Odi. Ia melihat kesungguhan putranya untuk terlibat dalam misi kemanusiaan sekaligus menjalankan tanggung jawab sebagai jurnalis.
"Dari situ saya melihat mata dan tekad anak saya. Saya tahu karena dia memiliki concern terhadap isu Palestina dan Gaza. Dia berangkat untuk menjalankan tugas profesinya sebagai jurnalis," ucapnya.
Sebagai seorang ibu, Hani mengaku kekhawatiran selalu menyertai sejak awal keberangkatan sang anak.
"Bohong jika saya tidak khawatir. Perasaan cemas itu pasti ada. Namun, melihat niat baik dan profesionalisme sebagai jurnalis, tugas saya sebagai orang tua adalah memberikan rida, dukungan penuh, dan doa terbaik," imbuhnya.
Mendengar Informasi
Sepanjang perjalanan dari Indonesia, Odi disebut rutin memberi kabar kepada keluarga. Hani bahkan memantau posisi putranya melalui tautan pelacak lokasi yang dibagikan. Namun, ketenangannya terguncang setelah mendengar informasi bahwa rombongan yang ditumpangi Odi ditahan militer Israel.
"Sedih dan khawatir sebagai ibu adalah hal yang manusiawi. Namun, di saat yang sama, saya tahu saya harus tegar demi Odi," ungkap Hani.
Saat ini, keluarga terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi. Hani berharap pemerintah Indonesia dapat membantu proses pemulangan Odi agar bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat.
"Kami menaruh kepercayaan penuh kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri dan jajaran direktorat terkait, yang kami yakini tengah bekerja keras menggunakan jalur diplomasi internasional yang profesional," jelasnya.
Apresiasi
Hani juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan doa dari berbagai pihak. Baginya, perhatian tersebut menjadi penguat bagi keluarga di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.
"Kami tetap optimis, teguh, dan percaya bahwa niat baik Odi akan membawanya pulang ke rumah dengan selamat dalam waktu dekat," tutupnya.
Sebagai tambahan informasi, dua jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, dilaporkan ditangkap militer Israel ketika mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional menuju Gaza. Redaksi Republika pun mengecam keras tindakan penahanan tersebut.