Tim SAR Intensifkan Pencarian Dua Korban Hilang Longsor Cilacap di Hari Ke-10
Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian dua korban yang masih hilang akibat bencana Longsor Cilacap di Desa Cibeunying, Majenang, memasuki hari ke-10 operasi.
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan di Cilacap, Jawa Tengah, terus meningkatkan upaya pencarian dua korban yang masih dinyatakan hilang akibat bencana longsor. Operasi pencarian ini telah memasuki hari kesepuluh pada Sabtu, 22 November, dengan fokus utama pada dua titik lokasi kerja di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang.
Dua korban yang masih dalam pencarian adalah Maysarah Salsabila (14) di lokasi kerja A-1 dan Vani Hayati Lanjarsari (12) di lokasi kerja B-1. Tim SAR mengerahkan personel tambahan serta kombinasi alat manual dan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi di area yang terdampak.
Bencana longsor dahsyat ini diketahui terjadi pada Kamis, 13 November, sekitar pukul 19.00 WIB, menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut. Peristiwa tragis ini telah menyebabkan puluhan warga terdampak, dengan jumlah korban meninggal dunia yang terus bertambah seiring berjalannya proses evakuasi.
Upaya Intensif Tim SAR Mencari Korban Hilang
Pencarian korban longsor di Desa Cibeunying difokuskan pada dua lokasi kerja utama, yakni Worksite A-1 dan Worksite B-1. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Cilacap, Priyo Prayudha Utama, menjelaskan bahwa penambahan personel telah dilakukan di Worksite A-1 karena proses evakuasi di sana memerlukan penggunaan peralatan ekstrikasi manual.
Sementara itu, di Worksite B-1, tim SAR mengerahkan alat berat pada titik-titik yang telah ditandai untuk mempercepat proses pencarian. "Di Worksite B-1, kami mengerahkan alat berat pada titik-titik yang telah ditandai untuk mempercepat pencarian," ujar Priyo Prayudha Utama di Cilacap.
Mengenai kemungkinan perpanjangan operasi pencarian, Priyo menegaskan bahwa keputusan akan diambil setelah evaluasi menyeluruh pada Sabtu sore. "Kami akan melihat apakah ada tanda-tanda kuat bagi kami untuk dapat mengevakuasi korban atau tidak," tambahnya, menyoroti pentingnya temuan baru dalam melanjutkan operasi.
Kronologi dan Dampak Bencana Longsor
Bencana longsor yang melanda Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, terjadi pada Kamis, 13 November, sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa ini menimbun beberapa rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, menyebabkan dampak yang luas bagi penduduk setempat.
Berdasarkan laporan awal setelah kejadian, sebanyak 46 warga terdampak oleh longsor besar tersebut. Data awal menunjukkan 23 orang selamat, 2 orang meninggal dunia, dan 21 orang dinyatakan hilang. Namun, seiring berjalannya waktu dan ditemukannya lebih banyak jenazah, jumlah korban meninggal dunia telah meningkat.
Hingga hari kesepuluh operasi pencarian pada Sabtu pukul 08.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia dari longsor fatal ini telah mencapai 21 orang. Sementara itu, dua warga yang masih dalam pencarian dan belum ditemukan adalah Maysarah Salsabila (14 tahun) di Worksite A-1 dan Vani Hayati Lanjarsari (12 tahun) di Worksite B-1, menjadi fokus utama tim SAR saat ini.
Sumber: AntaraNews