Advertisement
Advertisement
Foto yang dirilis BNPB pada 6 Desember 2023 memperlihatkan petugas menggunakan anjing pelacak untuk mencari korban hilang. Sementara, sejumlah eskavator dikerahkan untuk menyingkirkan bebatuan besar yang menyapu puluhan rumah. Handout/BNPB/AFP
Advertisement
Sebagaimana diketahui, sebanyak 12 warga dinyatakan hilang setelah banjir bandang dan longsor menerjang kawasan pemukiman di Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Jumat (1/12) malam. Twitter/@BNPB_Indonesia
Kepala Kantor Basarnas Medan, Budiono mengatakan, personel Basarnas langsung mengerahkan personel dari Pos SAR Parapat Danau Toba menuju lokasi guna melaksanakan operasi pencarian sejak mendapatkan laporan tersebut. Twitter/@BNPB_Indonesia
"Banyaknya material batuan yang diakibatkan banjir bandang dan longsor tersebut sehingga benar-benar menyulitkan tim dalam melakukan pencarian," kata Budiono, Sabtu (2/12). Twitter/@BNPB_Indonesia
Advertisement
Dalam memaksimalkan pencarian, pos SAR Parapat Danau Toba juga mengerahkan satu unit drone yang dilengkapi teknologi pembaca thermal untuk melakukan pencarian melalui udara. Twitter/@BNPB_Indonesia
Advertisement
Advertisement
Banjir bandang dan longsor di Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbahas, Sumut, diketahui terjadi pada Jumat (1/12) sekitar pukul 21.30 WIB.
Bencana alam itu berawal saat hujan deras terjadi di desa tersebut dan mengakibatkan beberapa unit rumah diterjang banjir bandang dan longsor.