Digerebek Warga Lagi Menginap di Rumah Janda, Begini Nasib Kapolsek Brangsong Kini
Warga berhasil menangkap basah N dan ES pada Jumat, sekitar pukul 04.30 WIB.
Kapolsek Brangsong AKP N yang terpergok warga sedang berduaan di rumah seorang janda di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Jumat (19/9) dini hari, telah ditahan di rumah tahanan Polda Jawa Tengah. Penahanan untuk mempersiapkan sidang kode etik.
"Iya betul, Kapolsek Brangsong AKP N, kemarin siang dilimpahkan ke Bidpropam Polda Jateng untuk dipatsus (penempatan khusus)," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, Selasa (23/9).
Menurutnya sidang kode etik akan digelar secepatnya. Terkait sanksi dan berapa lama AKP N ditahan, dia mengatakan proses kasus pelanggaran yang bersangkutan diambil alih Polda Jateng untuk mempermudah penanganannya.
"Dokumen masih diproses Propam dan telah kami ambil alih agar mempermudah proses verbalnya. Untuk pidana sedang didalami, yang jelas kami proses dulu sidang kode etiknya," pungkasnya.
Sebelumnya, seorang perwira polisi berpangkat AKP kepergok menginap di rumah seorang janda ES di Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Jumat (19/9) dini hari. Oknum polisi tersebut merupakan Kapolsek Brangsong berinisial N.
Dari informasi yang dihimpun warga Tunggulsari sebenarnya juga sudah lama mencurigai gelagat yang dilakukan oleh oknum Kapolsek tersebut. Namun, belum memiliki bukti kuat untuk melakukan penggerebekan terhadap oknum Perwira pangkat AKP itu.
Pada Jumat 19 September dini hari warga melihat N menuju ke rumah ES. Warga akhirnya berhasil menangkap basah N dan ES pada Jumat, sekitar pukul 04.30 WIB.
Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini oknum AKP N sedang diamankan oleh Propam Polres Kendal untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini, AKP N juga sudah dinonaktifkan dari Kapolsek Brangsong dan digantikan oleh perwira lain sebagai Pelaksana tugas (Plt). Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi agar kondusifitas masyarakat tetap terjaga.