Dendam karena Sering Diejek, Remaja Bunuh Bocah Saat Hendak Pergi Mengaji
Pembunuhan itu terjadi di Kolaka TImur, Sulawesi Tenggara.
Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, menangkap seorang remaja inisial RH (18), pelaku pembunuhan terhadap bocah inisial MA (10) di Desa Wundubite, Kecamatan Poli-polia, pada Jumat (5/9) kemarin. Sebelumnya, pelaku menebas leher korban yang hendak berangkat mengaji.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Kolaka Timur, Inspektur Satu Irwan Pansha mengatakan pelaku RH telah ditangkap tak lama setelah kejadian. Irwan mengungkapkan motif pelaku tega membunuh korban karena dendam.
"Pelaku sudah kita amankan. Untuk motifnya, diduga pelaku ini dendam karena sering diejek," ujarnya kepada wartawan.
Irwan menjelaskan kronologi berawal saat MA bersama adiknya hendak berangkat mengaji. Saat itu, pelaku yang dendam mengadang korban dengan membawa senjata tajam jenis parang.
"Pelaku mengejar korban yang lari karena ketakutan. Saat itu pelaku menebas leher korban dengan menggunakan parang," tuturnya.
Usai kejadian tersebut, pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban tergeletak berlumuran darah di kebun.
"Warga sempat membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Ladongi. Namun, nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," ucapnya.
Beredar video ayah korban terlihat marah putrinya tewas mengenaskan. Bahkan, ayah korban menyampaikan akan membalaskan dendam terhadap pelaku.