Bawa Bom Molotov, Tiga Remaja Ditangkap Jelang Demo di DPRD Lampung
Ketiganya ditangkap sebelum ribuan masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung.
Tiga remaja pria diamankan personel TNI bersama warga setelah kedapatan membawa bom molotov di Jalan Radin Intan, Enggal, Bandar Lampung, sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (1/9).
Ketiganya ditangkap sebelum ribuan masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung.
Mereka diduga hendak memprovokasi massa dengan bom molotov yang dibawanya.Sempat berusaha melarikan diri, namun berhasil diamankan.
Salah satunya diketahui mengenakan penutup kepala dan tidak bisa menunjukkan KTP saat diminta petugas.
"Izin komandan, diamankan satu orang yang diduga provokator membawa bom molotov. Posisi sekarang ada di depan BCA Simpur," kata seorang personel TNI dalam rekaman video.
Dalam video yang viral itu, petugas juga menunjukkan barang bukti berupa bom molotov yang berhasil disita.
"Tiga orang bawa bom molotov sudah diamankan komandan. BB-nya ini bom molotov, posisinya tadi sempat lari," ujarnya.
Ketiga remaja itu kemudian dibawa menggunakan mobil menuju Polsek Tanjung Karang Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
TNI Benarkan Penangkapan
Komandan Kodim 0410 Bandar Lampung, Letkol Arm Roni Hermawan, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut anggotanya, Koptu Eka Fitriadi, yang berhasil mengamankan salah satu remaja.
"Benar anggota kami yang mengamankan seorang pria diduga membawa bom molotov di pertigaan Simpur Center pukul 10.03 WIB tadi," jelas Roni.
Dari pemeriksaan awal, salah satu remaja yang diamankan berinisial RA, masih berstatus pelajar SMA di Kabupaten Lampung Tengah dan bukan warga Bandar Lampung.
"RA itu bukan warga Bandar Lampung. Dia anak SMA dari Tanggamus yang bersekolah di salah satu kota di Kabupaten Lampung Tengah," ungkap Roni.
Roni berharap aksi demonstrasi di Lampung tetap berjalan kondusif meski adanya upaya provokasi.
"Harapannya semoga semua dapat berjalan dengan aman dan kondusif," tandasnya.