Ini Pusat Data Pertama Braze di Indonesia, Buka Peluang untuk Pelaku Bisnis
Dengan adanya data center lokal ini, Braze juga membuka lebih banyak peluang bagi pelaku bisnis di Indonesia, mulai dari startup dan UKM.
Platform customer engagement asal Amerika Serikat, Braze resmi meluncurkan pusat data pertamanya di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya ekspansi Braze di wilayah Asia Pasifik (APAC). Dengan peluncuran pusat data ini, Braze semakin memperkuat posisinya dalam membangun infrastruktur digital di Indonesia.
Sebelumnya, pada bulan September 2023, perusahaan ini telah membuka kantor pertamanya di Jakarta. Investasi ini menunjukkan komitmen jangka panjang Braze untuk menyediakan solusi customer engagement yang handal, cerdas, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Kehadiran data center lokal memungkinkan bisnis untuk tetap patuh terhadap regulasi, sekaligus memberikan pengalaman pengguna yang unggul," ucap Vice President Braze untuk APAC dan GCC, Shahid Nizami dikutip di Jakarta, Jumat (13/6).
Dengan adanya data center lokal ini, Braze juga membuka lebih banyak peluang bagi pelaku bisnis di Indonesia, mulai dari startup dan UKM hingga perusahaan besar, untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, aman, dan personal. Platform ini juga mendukung penggunaan AI dan machine learning untuk mengoptimalkan interaksi pelanggan secara real-time, sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal.
Dedikasi Kembangkan Bakat Digital di Tingkat Lokal
Sebagai bagian dari strategi investasinya, Braze telah menunjuk Franz Sihaloho sebagai Country Director untuk Indonesia. Dengan pengalaman yang solid di perusahaan teknologi global, dia akan bertanggung jawab dalam memimpin strategi pertumbuhan Braze di negara ini.
Dalam waktu dekat, Braze juga berencana untuk merekrut lebih banyak talenta di bidang digital dan memperluas kantor mereka di Jakarta. Langkah ini diambil untuk mendukung bisnis lokal dalam membangun loyalitas pelanggan yang berkelanjutan.
"Peluncuran data center ini adalah bukti nyata komitmen kami terhadap pertumbuhan bisnis dan transformasi digital di Indonesia," ujar Franz.
Saat ini, Braze telah mendapatkan kepercayaan dari berbagai merek terkenal di lebih dari 75 negara, termasuk Canva, Sephora SEA, dan Bank Digital BCA. Dengan dukungan yang kuat dari tim dan infrastruktur yang memadai, Braze berharap dapat memberikan solusi yang lebih baik dan inovatif untuk klien-klien mereka di Indonesia.
Dukung Rencana Indonesia 2045
Pemerintah Indonesia memiliki target untuk mencapai peringkat ke-20 dunia dalam daya saing digital pada tahun 2045, meningkat dari posisi ke-51 yang diraih pada tahun 2022. Dalam upaya ini, kontribusi ekonomi digital diharapkan mencapai 20 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), sehingga pembangunan infrastruktur digital seperti pusat data menjadi sangat penting dalam rencana transformasi ini.
Kehadiran Braze di Indonesia, melalui pembukaan kantor, pembangunan pusat data, serta rekrutmen tenaga kerja lokal, dapat berfungsi sebagai pendorong utama untuk mencapai target ambisius tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa investasi dalam infrastruktur digital dan pengembangan sumber daya manusia sangat diperlukan untuk mewujudkan visi tersebut.