Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Viral Video 'Sel Sultan' di Lapas Cilegon, Ditjenpas Buka Suara

{{caption}}
Menkomdigi Buka Data, Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online

{{caption}}
Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat, Kompolnas Berharap Sinyal Baik

{{caption}}
Kapolda Metro Jaya, Satu-Satunya dengan Pangkat Komjen Bintang Tiga

{{caption}}
Tak Ada Ganjil-Genap, Begini Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Puncak saat Libur Panjang

{{caption}}
Iran Desak Kuwait Bebaskan 4 Warga Negaranya

Topik Terkait
{{caption}}
IHSG Menguat Signifikan 2,07 Persen di Akhir Pekan, Sentuh Level 7.458

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan signifikan sebesar 2,07 persen pada penutupan perdagangan Jumat (10/4/2026). Simak faktor pendorong di balik kenaikan IHSG hari ini dan prospek pasar modal ke depan.

{{caption}}
IHSG Menguat Pagi Ini, Ikuti Bursa Asia dan Global di Tengah Sentimen Negosiasi Timur Tengah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada Jumat pagi, mengikuti tren positif bursa saham Asia dan global, didorong sentimen negosiasi di Timur Tengah dan data ekonomi terbaru.

{{caption}}
IHSG Menguat Signifikan di Tengah Penantian Pasar Terhadap Pembicaraan Diplomatik AS-Iran

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup menguat signifikan, menunjukkan optimisme pasar di tengah penantian hasil pembicaraan diplomatik AS-Iran yang krusial. Apa dampaknya terhadap ekonomi global dan domestik?

{{caption}}
Kata Pengamat Soal Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksi lanjut menguat dan menguji level 7.400. Pergerakan dipengaruhi sentimen global, arus dana asing, dan nilai tukar rupiah.

{{caption}}
IHSG Ambruk 4 Persen, Pengamat: Dipicu Eskalasi Konflik Amerika Serikat dan Iran

Harga minyak brent yang sudah menembus USD 80 per barel menjadi alarm bagi negara pengimpor minyak seperti Indonesia.

{{caption}}
IHSG Menguat: Sentimen Positif dari Putusan MA AS dan Kebijakan Tarif Trump Dorong Kinerja Pasar Modal

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pekan depan, didorong sentimen positif dari putusan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat terkait kebijakan tarif Donald Trump, meskipun ada kekhawatiran global.

{{caption}}
IHSG Menguat 26,14 Poin di Pembukaan Jumat, Optimisme Pasar Terus Terjaga

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Jumat pagi, mencerminkan optimisme pasar di tengah dinamika global. Penguatan ini menjadikan **IHSG Menguat** di awal perdagangan, menarik perhatian investor.

{{caption}}
IHSG Diproyeksi Naik di Perdagangan Hari Ini, Berikut Rekomendasi sahamnya!

Selama tidak ada tekanan eksternal signifikan dari rilis risalah The Fed atau lonjakan yield AS, peluang melanjutkan penguatan masih terbuka.

{{caption}}
IHSG Dibuka Senin, Analis Proyeksikan Rebound di Level 9.050

IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif dengan peluang rebound terbatas pada awal pekan, didukung stabilitas rupiah dan penguatan komoditas global.

{{caption}}
IHSG Cetak Rekor 9.133, Analis Sebut Pasar Saham RI Sedang Naik Daun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencapai rekor tertinggi baru pada angka 9.133, meskipun menghadapi tantangan dari kondisi global.

{{caption}}
IHSG Berpeluang Bertahan di Atas 9.000, Ini Rekomendasi Saham Menurut Analis

IHSG diproyeksikan menguat terbatas hari ini dengan support 9.007 dan resistance 9.125, meski tekanan dari bursa Asia dan Wall Street masih terasa.

{{caption}}
IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Simak Prediksi Pergerakannya

Perhatikan perkembangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada tanggal 11 November 2025.

{{caption}}
Pengumuman Rebalancing MSCI Buat IHSG Anjlok, OJK Pastikan Tak Ada Panic Selling

Hasan mengatakan, hingga pengamatan pukul 10.00 WIB, tidak ada saham terdampak rebalancing yang mengalami auto rejection bawah (ARB).

{{caption}}
IHSG Anjlok Dipicu Rebalancing MSCI, OJK: Ini Momentum Investor Masuk

Hasan mengatakan, pelemahan indeks yang terjadi masih berada dalam batas koreksi wajar dan tidak menunjukkan adanya kepanikan di pasar.

{{caption}}
FOTO: IHSG Dibuka Melemah Usai MSCI Coret Sejumlah Saham Indonesia

Pasar saham Indonesia tertekan pada pembukaan perdagangan Rabu pagi.

{{caption}}
OJK Nilai Koreksi IHSG Masih Terkendali di Tengah Rebalancing MSCI

IHSG melemah akibat rebalancing MSCI. OJK memastikan koreksi pasar masih wajar dan belum menunjukkan adanya panic selling.

{{caption}}
Samuel Sekuritas Prediksi Ruang Kenaikan IHSG Masih Terbatas Tahun Ini

Samuel Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham unggulan yang dinilai menarik dikoleksi tahun ini, mulai dari sektor tambang hingga logistik.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Emiten yang Impor Bahan Baku dan Berutang Dolar Terancam Alami Tekanan

Reza menjelaskan, kenaikan kurs dolar otomatis membuat biaya yang harus ditanggung emiten menjadi lebih mahal.

{{caption}}
Pengamat Nilai Kenaikan Royalti Logam Bisa Gerus Profit Emiten Tambang

Rencana kenaikan tarif royalti logam dinilai berpotensi menekan laba emiten tambang dan memengaruhi pergerakan saham sektor pertambangan.

{{caption}}
MSCI Rebalancing Mulai Besok, Ini Dampaknya Terhadap Pasar Saham RI

Banyak fund global hingga kini masih menjadikan indeks MSCI sebagai acuan utama dalam menentukan alokasi investasi.

{{caption}}
RUPST SIG Putuskan Seluruh Laba di 2025 Sebagai Dividen, Segini Nilainya

Penetapan seluruh laba tahun buku 2025 sebagai dividen tunai merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham.

{{caption}}
Bisnis Intercity Shuttle WEHA Tumbuh Positif, Pendapatan Naik 13% di 2025

Sepanjang tahun 2025, WEHA Transportasi Indonesia mencatatkan pendapatan Intercity Shuttle sebesar Rp 185,089 miliar.

{{caption}}
Daftar Emiten Penuhi Ketentuan Free Float Saham, Ada BCA hingga Adaro

Emiten dari berbagai sektor mulai dari perbankan, pertambangan, perkebunan hingga media masuk dalam daftar tersebut.

{{caption}}
Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Ini Saham-Saham yang Dianggap Masih Menarik

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada kuartal I-2026. Pengamat menilai pasar saham masih menarik meski kualitas pertumbuhan belum merata.