Saat Mata Dunia ke Iran Vs Israel, Palestina Diam-Diam Terus Dibunuh dan Dihancurkan Tanpa Sorotan
Serangan Israel ke Palestina semakin terlupakan pasca konflik Iran vs Israel memanas.
Serangan Israel ke Iran seakan mengalihkan sorotan dunia terhadap genosida di Gaza, Palestina yang dilakukan negeri zionis. Perang yang terjadi antara Israel dan Iran membuat dunia khawatir akan kestabilan global akibat konflik yang terjadi di antara keduanya.
Banyak media yang lebih fokus memberitakan perang Iran vs Israel kertimbang genosida di Gaza.
Seperti dalam sebuah unggahan di akun Instagram @filastiniyat saat seorang aktivis Palestina menjelaskan kondisi warga Palestina saat ini yang kelaparan dan penuh penderitaan.
Unggahan itu juga berisi keterangan tentang kabar terbaru Palestina yang baru saja kembali diserang secara brutal oleh Israel.
Palestina 'Terlupakan'
Seorang aktivis bernama Mahmoud Shurrab menceritakan kondisi warga Palestina di Gaza yang banyak ia jumpai saat ini. Ia mengatakan warga Palestina di Gaza mengalami kelaparan karena tak ada makanan akibat dari blokade total yang dilakukan Israel terhadap Gaza.
"Dua bulan terakhir ini tubuh orang-orang menjadi lemah, mereka berjalan ke sana kemari sambil berbicara sendiri. Tidak ada daging, tidak ada unggas, tidak ada ikan, tidak ada makanan beku atau segar, bahkan makanan pokok yang dapat kami makan untuk bertahan hidup pun tidak tersedia," kata Mahmoud Shurrab.
Kabar terbaru menyebutkan dalam satu hari, penjajah Israel membunuh 150 warga Palestina di Gaza dan melukai 600 orang lainnya.
Meskipun ini bukan jumlah korban tertinggi sejak genosida yang sedang berlangsung di Jalur Gaza dimulai lebih dari 600 hari yang lalu, yang baru adalah bahwa warga Palestina sekarang dibunuh dalam diam, dengan sedikit liputan media karena perhatian global beralih ke perang Israel-Iran.
Hal ini justru menjadi kesempatan bagi Israel untuk membunuh tanpa henti warga Palestina di Gaza dengan mengebom pertemuan warga sipil, tempat penampungan, rumah, dan tenda pengungsi.
Bulldozer Israel Hancurkan Pengungsian Nur-Shams
Otoritas Israel kembali bertindak semena-mena dengan menyerang permukiman pengungsi di Nur-Shams belum lama ini. Melansir dari video unggahan Instagram @eye.on.palestine, Selasa (24/6) sebuah bulldozer besar terlihat berada di tengah pengungsian dan menghancurkan rumah-rumah penduduk.
"Sementara seluruh dunia menyaksikan, buldoser Israel terus menghancurkan rumah-rumah di kamp pengungsi Nur Shams di kota Tulkarm," tulis unggahan.
Belum diketahui tujuan dari penghancuran itu, namun yang pasti ratusan orang akan terdampak dari aksi tersebut.
Adapun Kamp Pengungsi Nur Shams berada di Kota Tulkarm yang terletak di wilayah pendudukan Tepi Barat Utara. Pengungsian Nur Shams menjadi salah satu tempat singgah para warga yang dievakuasi akibat serangan Israel sejak 2023 lalu.
Pada pertengahan tahun 2024, Israel juga sempat menyerang pengungsian ini hingga menyebabkan empat warga Palestina tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Data terakhir dari Kementerian Kesehatan di Gaza, jumlah warga Palestina di Gaza yang meninggal dunia akibat genosida Israel hingga hari ini lebih dari 55.000 orang dan terus bertambah. Sementara korban luka-luka sekitar 127.000–129.000 orang.