Rieke 'Oneng' Ngegas soal Pengangkatan CPNS yang Sudah Ujian Diundur 'Kelamaan Aya Naon'
Protes keras Oneng soal pengangkatan CPNS dan P3K tahun 2024 yang tertunda hingga 2026.
Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka memprotes kebijakan Kementerian PANRB dan BKN yang tidak segera mengangkat CPNS dan P3K usai dinyatakan lulus tes.
Dalam unggahan via Instagram pribadinya @riekediahp, wanita yang akrab disapa Oneng tersebut menganggap keputusan Surat Menpan-RB yang diterbitkan pada 7 Maret 2025 dinilai terlalu lama dan merugikan para CPNS dan P3K.
Ia pun mendesak agar pihak terkait dapat segera menyelesaikan masalah tersebut dan memberikan keterangan yang masuk akal.
Rieke Oneng Kritik Keras Menpan-RB
Lewat unggahannya, Oneng memberikan respons terkait Rapat Kerja dan RDP Komisi II DPR RI pada 5 Maret 2025 perihal percepatan penataan CPNS dan PPPK untuk formasi 2024.
Oneng membacakan poin keempat kesimpulan yang berisi desakan kepada Kementerian PAN-RB dan BKN untuk segera mengangkat CPNS dan P3K.
"Aku update ya perkembangannya yang beredar ini kesimpulannya Rabu 5 Maret 2025 aku bacain yang poin keempat Kesimpulan dalam Rangka Percepatan Penataan CPNS dan P3K untuk Formasi 2024 Formasi 2024 Komisi 2 DPR RI meminta Kementerian Pan-RB dan BKN menyelesaikan pengangkatan CPNS bulan Oktober 2025 dan pengangkatan P3K bulan Maret 2026," ujar Oneng.
Oneng merasa geram lantaran para CPNS dan P3K telah dinyatakan lulus ujian pada tahun 2024 namun hingga kini tidak segera diangkat.
Bahkan dalam jadwal terbaru, P3K yang lulus tahun 2024 baru diangkat pada 2026.
"Itu kan formasi 2024 orang udah ujian 2024 Kenapa kunaon aya naon, kemudian pengangkatan CPNS di 2025 dan P3K juga yang udah ujian di 2024 lolos seleksi di 2024 kenapa baru dia angkatnya 2026? Aya naon ieu teh?"
"Satu lagi yang aku mau spill adalah Surat Menpan-RB bertanggal 7 Maret 2025 No.B/1043/M.SM.01.00/2025, sifat sangat segera, hal tindak lanjut penyesuaian jadwal pengangkatan CASN tahun anggaran 2024 PA 2024 loh," tandasnya.
Mendesak Menpan-RB Segera Angkat CPNS dan P3K
Oneng mendapat banyak pertanyaan hingga keluhan dari masyarakat terkait isu tersebut. Menurutnya waktu yang diberikan oleh Menpan-RB terlampau lama.
"Jadi banyak yang bertanya ke aku, DM aku maupun lewat japri Whatsapp aku mempertanyakan mereka yang sudah lulus dalam proses seleksi 2024 kenapa pengangkatannya itu yang CPNS di akhir 2025 Dan yang P3K yang sudah lolos administrasi seleksi itu 2024 diangkatnya di awal Maret 2026, kelamaan! Ada apa?" sambungnya.
Menurut Oneng, banyak dari mereka yang bekerja di sektor pendidikan, pelayan masyarakat, hingga tenaga kesehatan yang harus segera diberi kepastian pengangkatan.
Oneng menuntut agar ada pernyataan resmi yang logis dan transparan di balik terbitnya Surat Menpan-RB pada 7 Maret 2025.
"Jangan ngeliat yang direkrut ini mungkin ada pegawai birokrasi di pemerintahan tapi yang direkrut ini juga banyak mereka yang kerja di garda terdepan para pekerja pendidik, pelayan masyarakat, tenaga kesehatan, kasihan kalau menunggu selama ini. Mudah-mudahan masih bisa diperbaiki minimal kasih alasan yang logis dan transparan," pungkasnya.
Pertimbangkan Segera Status Kerja
Rieke Oneng menganggap bahwa ketidakpastian tersebut akan merugikan para peserta lolos seleksi 2024.
Menurutnya, pengangkatan mereka berkaitan dengan gaji, jaminan sosial, dan kepastian kerja dari para pegawai.
Terlebih dari mereka sudah banyak yang mundur dari perusahaan masing-masing dan mengandalkan status kerja Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).
"Mohon dipertimbangkan status kerja bagi para pelayan publik yang telah lolos seleksi 2024 sangat penting. Pengangkatan mereka menyangkut bukan hanya gaji, tapi juga jaminan sosial, dan kepastian kerja bagi para pelayan masyarakat di garda terdepan (sebagian sudah resign dari pekerjaan sebelumnya). Dari mana menghidupi keluarga sampai Oktober 2025 dan Maret 2026?
Apakah karena ada kendala dalam konstruksikan anggaran negara? Atau ada hal lain yang sangat memaksa, sehingga ada penundaan pengangkatan CASN tersebut?" tulis Oneng.