Apa Itu Pneumonia Sakit yang Diderita Mohammad Riza Chalid hingga Minta Pindah ke Rutan Salemba?
Pneumonia adalah infeksi pada kantung udara (alveolus) di paru-paru yang menyebabkan peradangan dan penumpukan cairan atau nanah.
Muhammad Kerry Adrianto Riza, atau akrab disapa Kenny, anak dari pengusaha minyak terkenal Mohammad Riza Chalid, mengajukan permohonan pemindahan lokasi penahanan ke Rutan Salemba Kelas I A Jakarta Pusat.
Permohonan tersebut diajukan karena Kenny dikabarkan mengalami gangguan kesehatan serius selama menjalani masa tahanan dalam kasus dugaan korupsi minyak mentah yang ditaksir merugikan negara hingga Rp285 triliun dan memperkaya diri sendiri sebesar Rp3,07 triliun.
Kuasa hukum Kenny, Lingga Nugraha, menyebutkan kliennya membutuhkan perawatan lebih intensif lantaran menderita sejumlah penyakit, termasuk pneumonia, demam, batuk, dan alergi.
“Jadi klien kami pada dasarnya ketika dalam masa penahanan yang lalu, sebelum adanya agenda persidangan, sempat mengalami gangguan. Makanya ada sedikit gangguan pneumonia, lalu juga ada demam, batuk, dan alergi,” ujar Lingga saat dikonfirmasi, Selasa (14/10/2025).
Lingga berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan kondisi kesehatan Kenny dan mengabulkan permohonan pemindahan tersebut. Menurutnya, langkah itu penting agar kliennya dapat menjalani perawatan medis yang lebih optimal.
“Karena alasan kesehatan itu, kami memohon agar majelis hakim berkenan mempertimbangkan permintaan pemindahan rutan terhadap klien kami,” tambahnya.
Apa Itu Pneumonia?
Pneumonia adalah infeksi pada kantung udara (alveolus) di paru-paru yang menyebabkan peradangan dan penumpukan cairan atau nanah. Kondisi ini membuat paru-paru tidak dapat berfungsi secara optimal dalam menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh.
Akibatnya, penderita mengalami batuk terus-menerus, demam tinggi, sesak napas, hingga tubuh menggigil secara berulang. Infeksi pneumonia dapat disebabkan oleh virus, bakteri, maupun jamur, tergantung pada kondisi tubuh penderita.
Pada anak-anak, penyebab paling umum adalah virus, sementara pada orang dewasa, pneumonia lebih sering disebabkan oleh bakteri. Infeksi juga bisa muncul sebagai komplikasi dari penyakit lain seperti flu, sinusitis, atau asma.
Jika tidak ditangani, cairan di paru-paru dapat menyebar dan menumpuk di lapisan pelindung paru, hingga memerlukan tindakan medis seperti operasi pengeluaran cairan.
Penyebab Pneumonia
Penularan pneumonia bisa terjadi melalui droplet atau percikan air liur dari penderita yang batuk, bersin, atau berbicara.
Selain itu, seseorang dapat tertular bila menyentuh hidung, mata, atau mulut dengan tangan yang terpapar virus atau bakteri penyebab pneumonia.
Beberapa mikroorganisme yang umum menjadi penyebab pneumonia antara lain:
Bakteri
Streptococcus pneumoniae
Mycoplasma pneumoniae
Chlamydophila pneumoniae
Legionella pneumophila
Virus
Rhinovirus (penyebab flu)
Virus Corona (COVID-19)
Virus influenza
Human metapneumovirus (HMPV)
Respiratory syncytial virus (RSV)
Jamur
Pneumocystis jirovecii
Coccidioidomycosis
Histoplasmosis
Cryptococcus
Siapa yang Berisiko Terkena Pneumonia?
Pneumonia bisa menyerang siapa pun, namun kelompok berikut memiliki risiko lebih tinggi:
- Bayi dan anak-anak berusia di bawah 2 tahun
- Lansia berusia 65 tahun ke atas
- Pasien rumah sakit yang menggunakan ventilator atau alat bantu napas
- Penderita penyakit kronis seperti asma, PPOK, penyakit jantung, atau diabetes
- Penderita gangguan saraf otak seperti stroke, Parkinson, atau demensia
- Perokok aktif dan pasif, pecandu alkohol, dan pengguna narkoba
- Penderita sistem imun lemah, misalnya pasien HIV/AIDS, penerima kemoterapi, atau pengguna obat imunosupresan jangka panjang
- Pasien cuci darah (hemodialisis) secara rutin
Gejala Pneumonia yang Perlu Diwaspadai
Gejala pneumonia dapat muncul secara tiba-tiba atau berkembang bertahap, tergantung pada usia dan kondisi kesehatan seseorang. Berikut tanda-tanda umum pneumonia:
- Demam tinggi disertai keringat berlebih dan menggigil
- Batuk berdahak berwarna kuning atau hijau, kadang disertai darah
- Sesak napas dan napas cepat
- Nyeri dada saat batuk atau menarik napas dalam
- Kelelahan ekstrem dan nyeri otot
- Mual, muntah, atau diare
- Hilang nafsu makan
- Denyut jantung cepat dan tubuh terasa lemas
- Pada lansia, gejala bisa tampak berbeda, seperti linglung, kebingungan, atau suhu tubuh yang justru rendah. Sementara itu, bayi dengan pneumonia biasanya tampak rewel, malas menyusu, kulit pucat, dan napas berbunyi cepat.