Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Apa Itu Pneumonia? Ketahui Penyebab, Faktor Risiko, serta Gejalanya<br>

Apa Itu Pneumonia? Ketahui Penyebab, Faktor Risiko, serta Gejalanya

Salah satu penyakit yang menjadi ketakutan banyak orang adalah pneumonia. Penyakit ini memiliki sejumlah penyebab dan gejala yang perlu kita ketahui.

Pneumonia adalah salah satu infeksi paru-paru yang rawan dialami banyak orang. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.


Pneumonia merupakan infeksi paru-paru ketika kantung udara di paru-paru terisi nanah atau cairan. Hal ini bisa menyebabkan rasa sakit serta masalah kesehatan yang membahayakan dirimu.

Dilansir dari lung.org, persebaran dari pneumonia ini biasanya terjadi melalui batuk, bersin, sentuhan, atau hanya dari bernapas. Pada beberapa orang, tanpa adanya gejala yang muncul mungkin juga telah menderita penyakit ini.


Adanya nanah atau cairan di paru-paru ini membuat oksigen yang masuk dalam tubuh sulit beredar melalui saluran darah. Gejala pneumonia ini bisa muncul secara sedang bahkan parah, serta termasuk batuk, demam, menggigil, dan susah napas.

Banyak faktor yang mempengaruhi bagaimana seriusnya masalah pneumonia ini mulai dari jenis kuman yang menyebabkan infeksi paru-paru, usia seseorang, serta kondisi kesehatan mereka secara keseluruhan. Risiko tertinggi dari penyakit ini dialami oleh balita dan anak-anak, manula di atas 65 tahun, serta orang yang memiliki masalah kesehatan.

Apa Itu Pneumonia? Ketahui Penyebab, Faktor Risiko, serta Gejalanya

Pneumonia bisa disebabkan oleh sejumlah sejumlah bakteri, virus, dan jamur pada udara yang kita hirup. Mengidentifikasi penyebab dari pneumonia yang kamu miliki merupakan langkah penting untuk mendapat penanganan yang tepat.

Faktor Risiko Pneumonia

Setiap orang bisa mengalami pneumonia, namun banyak faktor yang bisa meningkatkan peluangmu mengidap penyakit ini. Salah satu faktor risiko yang paling penting adalah usia.


Seseorang yang berusia di atas 65 tahun memiliki risiko lebih besar karena sistem kekebalan tubuh semakin sulit melawan infeksi seiring pertambahan usia. Balita dan anak di bawah dua tahun juga memiliki risiko yang tinggi karena sistem kekebalan tubuh mereka belum berkembang sepenuhnya.

Faktor risiko lain juga bisa muncul karena kondisi medis, kebiasaan, serta lingkungan. Pada penderita penyakit paru-paru dan sejumlah penyakit lain, mereka lebih rentan mengalami penyakit ini.


Kebiasaan konsumsi rokok dan alkohol juga bisa meningkatkan risiko dari munculnya pneumonia. Paparan sejumlah bahan kimia, polutan, dan gas buang beracun juga bisa meningkatkan risiko masalah ini.

Gejala Pneumonia

Gejala pneumonia bisa muncul dari hal yang tampak tidak berbahaya sehingga sulit dikenali hingga parah yang membutuhkan penanganan rumah sakit. Bagaimana tubuh merespons pneumonia tergantung dari jenis kuman penyebab infeksi, usia, dan kondisi kesehatanmu secara keseluruhan.

Gejala Pneumonia

Gejala pneumonia ini dapat berupa:

- Batuk dengan riak kehijauan, kuning, atau bahkan darah
- Demam, keringat dingin, serta menggigil
- Napas terengah-engah
- Napas pendek dan cepat
- Nyeri dada yang menusuk dan memburuk ketika bernapas atau batuk
- Hilangnya nafsu makan, rendahnya energi, dan kelelahan
- Mual dan muntah, terutama pada anak-anak
- Perasaan bingung, terutama pada orang tua


Gejala pneumonia ini biasanya berkembang seiring waktu dalam beberapa hari. Gejala awalnya biasanya sama dengan flu yaitu demam, batuk, pusing, nyeri otot, dan lemas.

Pada beberapa orang, terutama di anak-anak dan orang tua, gejala yang muncul juga bisa berbeda. Bagi orang tua, menderita pneumonia bisa menyebabkan mereka mengalami masalah kesehatan mental.

Pencegahan Pneumonia

Pencegahan Pneumonia

Pneumonia bisa dicegah dengan pemberian vaksin serta menerapkan gaya hidup yang tepat. Selain itu juga awasi sentuhan dan kontrak dengan orang lain terutama yang mengalami penyakit ini. Beberapa hal lain yang bisa kamu lakukan untuk mencegah pneumonia adalah:

- Berhenti merokok karena hal ini bisa membuatmu lebih rentan mengalami infeksi pernapasan
- Sering cuci tangan dengan sabun dan air
- tutup mulut ketika batuk dan bersin. Setelah itu langsung buang tisu yang kamu gunakan.
- Terapkan gaya hidup sehat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Beristirahat secara cukup, konsumsi makanan sehat, serta berolahraga secara rutin.

Penyebab Pneumonia pada Bayi, Ketahui Gejala dan Cara Mencegahnya
Penyebab Pneumonia pada Bayi, Ketahui Gejala dan Cara Mencegahnya

Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri. Kuman ini membuat kantung udara di paru-paru terisi cairan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Heboh Pneumonia Misterius di China, Gejala dan Bahaya Pneumonia pada Anak
Heboh Pneumonia Misterius di China, Gejala dan Bahaya Pneumonia pada Anak

Fenomena yang sedang menjadi perbincangan adalah peningkatan kasus pneumonia misterius pada anak-anak di China bagian utara. Ini gejala yang harus diwaspadai.

Baca Selengkapnya icon-hand
Gejala Pneumonia pada Anak 1 Tahun yang Penting Diketahui, Berikut Cara Mengatasinya
Gejala Pneumonia pada Anak 1 Tahun yang Penting Diketahui, Berikut Cara Mengatasinya

Penumonia adalah infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang paru-paru.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Menko PMK Muhadjir: Pneumonia Misterius di DKI Disebabkan Polusi Udara Jakarta
Menko PMK Muhadjir: Pneumonia Misterius di DKI Disebabkan Polusi Udara Jakarta

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat untuk tidak panik dengan adanya pneumonia misterius yang tengah merebak di China dan Eropa.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kemenkes Sebut Penyakit Pneumonia Misterius Menular Lewat Droplet
Kemenkes Sebut Penyakit Pneumonia Misterius Menular Lewat Droplet

Kemenkes menelusuri kontak erat enam pasien terkonfirmasi pneumonia misterius.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kemenkes Sebut Tingkat Fatalitas Pneumonia Misterius Rendah
Kemenkes Sebut Tingkat Fatalitas Pneumonia Misterius Rendah

Kemenkes menerbitkan Surat Edaran tentang Kewaspadaan Terhadap Kejadian Mycoplasma Pneumonia di Indonesia.

Baca Selengkapnya icon-hand
Walau Miliki Gejala Ringan, Mengapa Banyak Pasien Anak Mycoplasma Pneumonia?
Walau Miliki Gejala Ringan, Mengapa Banyak Pasien Anak Mycoplasma Pneumonia?

Gejala Mycoplasma pneumonia yang ditimbulkan sebenarnya terbilang ringan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Gejala Mycoplasma Pneumoniae, Ketahui Cara Pencegahannya
Gejala Mycoplasma Pneumoniae, Ketahui Cara Pencegahannya

Gejala yang muncul seperti batuk kering, sedikit demam, sakit tenggorokan, dan kadang-kadang disertai dengan ruam kulit.

Baca Selengkapnya icon-hand
Dampak Buruk Rokok untuk Kesehatan Mulut, Sebabkan Gigi Berlubang hingga Kanker
Dampak Buruk Rokok untuk Kesehatan Mulut, Sebabkan Gigi Berlubang hingga Kanker

Merokok adalah faktor risiko utama untuk berbagai penyakit mulut yang serius, termasuk kanker mulut, gigi berlubang, penyakit gusi, atau bau mulut.

Baca Selengkapnya icon-hand