Penyakit Pneumonia Jadi Penyebab Barbie Hsu Meninggal Dunia, Kenali Gejala, Penyebab & Cara Pencegahannya
Barbie Hsu meninggal dunia karena pneumonia. Kenali gejala, penyebab, dan cara mencegahnya.
Artis cantik asal Taiwan, Barbie Hsu meninggal dunia. Ia tutup usia setelah menikmati liburan bersama keluarga di Jepang. Penyebab kematian diungkap oleh pihak keluarga yakni karena influenza yang berujung pneumonia. Lantas, apa itu penyakit pneumonia?
Dikutip dari laman Halodoc, pneumonia merupakan kondisi di mana seseorang mengalami peradangan yang terjadi akibat infeksi pada kantung-kantung udara (alveoli) di paru-paru. Kantung udara yang terinfeksi ini akan terisi oleh cairan maupun pus atau dahak purulen.
Penyakit ini mampu menyebabkan gangguan seperti batuk berdahak, demam, menggigil, hingga kesulitan saat bernapas. Infeksi yang ditimbulkan pneumonia bisa terjadi pada salah satu sisi paru-paru ataupun terjadi di keduanya. Penyebab utamanya dari gangguan inflamasi ini merupakan infeksi virus, bakteri, atau jamur.
Gejala Pneumonia
Pneumonia atau di Indonesia lebih sering disebut dengan paru-paru basah ini memiliki indikasi dan gejala ringan yang umumnya menyerupai gejala flu seperti demam serta batuk. Gejalanya memiliki durasi yang lebih lama dibandingkan dengan flu biasa.
Jika mengalami gejala tersebut, ada baiknya untuk langsung diberikan penanganan. Jika tidak, gejala yang lebih berat akan muncul seperti nyeri dada pada saat bernapas atau batuk, batuk berdahak, mudah lelah, demam dan menggigil, mual dan muntah, sesak napas, gangguan pada kesadaran (terutama pada pengidap di usia lebih dari 65 tahun), dan hipotermia pada pengidap berusia lebih dari 65 tahun yang miliki gangguan sistem imun.
Pada bayi dan anak-anak, biasanya gejala yang muncul berupa demam tinggi, anak tampak selalu kelelahan, tidak mau makan, batuk produktif, dan sesak napas, hingga napas anak menjadi cepat.
Penyebab Pneumonia
Ada beragam penyebab dari pneumonia. Namun, berdasarkan organisme dan tempat penyebarannya, pneumonia dibedakan menjadi dua. Pertama ada pneumonia komunitas yang penyebarannya terjadi di komunitas (lingkungan umum) dan pneumonia yang bisa ditularkan di rumah sakit. Ada beberapa kategori penyebab pneumonia, yakni:
1. Pneumonia dari lingkungan umum
Organisme yang bisa menjadi penyebab pneumonia ditularkan di lingkungan umum berbeda dengan di rumah sakit, umumnya organisme yang mengakibatkan pneumonia yang ditularkan pada rumah sakit lebih sulit untuk diobati.
2. Pneumonia dari rumah sakit
Beberapa orang dapat terkena gangguan pada paru-paru ini saat dirawat di rumah sakit karena penyakit lain. Penyakit ini bisa terjadi di rumah sakit dan menjadi serius karena bakteri yang menyebabkannya mungkin lebih kebal terhadap antibiotik. Selain itu, hal ini juga bisa lebih berbahaya karena orang yang mengidapnya terkena suatu penyakit.
3. Pneumonia dari perawatan kesehatan
Penyakit paru-paru yang didapat dari perawatan kesehatan ini rentan terjadi pada orang yang dirawat di fasilitas perawatan dalam jangka panjang atau rutin menerima perawatan di klinik rawat jalan, termasuk pusat dialisis ginjal. Layaknya penyebab infeksi yang didapat di rumah sakit, gangguan inflamasi pada paru-paru ini dapat disebabkan oleh bakteri yang lebih resisten terhadap antibiotik.
Cara Pencegahannya
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya pneumonia, yaitu mendapatkan vaksin. Hal ini adalah cara paling utama untuk mencegah terjadinya pneumonia. Pastikan kamu mendapatkannya agar kemungkinan untuk terserang penyakit ini semakin kecil. Vaksin perlu diberikan pada anak-anak, terutama yang di bawah usia 2 tahun dan usia 2-5 tahun dengan jenis yang berbeda. Perlu juga untuk memberikan suntikan flu pada anak di atas usia 6 bulan.
Menjaga kebersihan yakni pastikan untuk melindungi diri dari gangguan ini dengan mencuci tangan secara teratur atau menggunakan hand sanitizer. Kemudian berhenti merokok dan menjaga imunitas. Menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat dengan tidur yang cukup, berolahraga teratur, serta mengonsumsi makanan sehat.