Analisis BMKG Gempa Buol Sebabkan Kerusakan

Gempa magnitudo 5,1 yang mengguncang Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Yacob Billiocta
Oleh Yacob Billiocta - Reporter
Analisis BMKG Gempa Buol Sebabkan Kerusakan
Dampak kerusakan akibat gempa Buol. (Antara)

Gempa magnitudo 5,1 yang mengguncang Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, menyebabkan sejumlah infrastruktur rusak, yakni Kantor Mall Pelayanan Publik, sebagian ruang perawatan pasien di RSUD Buol, kemudian Kantor Inspektorat, termasuk rumah warga di Kelurahan Kali. Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wijayanto mencatat gempa mengguncang Buol terjadi pukul 21.05 WIB dengan kedalaman 21 kilometer.

"Hasil pemodelan menunjukkan gempa yang terjadi merupakan kategori dangkal dan tidak berpotensi tsunami," ucap Wijayanto. Dikutip dari Antara, Senin (13/7/2026).

Episenter gempa berada pada koordinat 1,31 derajat Lintang Utara dan 121,36 derajat Bujur Timur, atau tepatnya di laut sekitar 37 kilometer timur laut Buol.

Berdasarkan hasil analisis BMKG gempa tersebut dipicu aktivitas subduksi lempeng, sementara mekanisme sumber gempa menunjukkan pergerakan naik geser (oblique-thrust).

Menurut peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan pada skala intensitas IV MMI di wilayah Karamat, Biau, Lakea, Kota Tolitoli dan Kota Buol.

"Pada intensitas tersebut getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, sebagian orang di luar rumah, serta dapat menyebabkan gerabah pecah, pintu dan jendela berderik, serta dinding berbunyi," tutur Wijayanto.

Terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Buol mengimbau warga setempat tetap tenang.

"Waspada tetap, namun jangan panik," kata Kepala BPBD Buol Moh Khacfy Mardjuni.

BPBD mengerahkan tim reaksi cepat (TRC) melakukan kaji cepat, berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, untuk mengetahui tingkat kerusakan dampak guncangan gempa.

"Kami meminta para Kepala Desa membantu proses pendataan bila ada kerusakan terjadi di wilayah masing-masing," ujarnya.

Rekomendasi