Wapres Gibran Tegaskan Pembangunan IKN Terus Berlanjut, Bantah Hoaks Mangkrak: Fakta atau Fiksi?
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta masyarakat tidak termakan hoaks soal Pembangunan IKN yang disebut mangkrak, memastikan proyek strategis ini terus berjalan.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini secara tegas membantah isu hoaks yang menyebutkan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur mangkrak. Pernyataan ini disampaikan Gibran dalam kunjungan kerjanya di Desa Sepang Tokong, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Sabtu lalu, di hadapan masyarakat Suku Dayak dan Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR).
Dalam kesempatan tersebut, Gibran secara langsung meminta warga, khususnya di Mempawah, untuk tidak mempercayai kabar bohong yang beredar luas. Ia menekankan bahwa narasi mengenai IKN yang tidak dilanjutkan atau mangkrak adalah informasi yang tidak benar dan dapat menyesatkan masyarakat.
Pernyataan ini bertujuan untuk menepis kekhawatiran publik dan menegaskan komitmen pemerintah terhadap proyek strategis nasional ini. Gibran juga memastikan bahwa pembangunan IKN akan terus berjalan sesuai rencana, sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
Meluruskan Narasi Hoaks Pembangunan IKN
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan lugas menyatakan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak mangkrak, melainkan terus berlanjut sesuai target. Ia secara khusus meminta masyarakat agar tidak mudah termakan oleh informasi palsu atau hoaks yang beredar di berbagai platform. Menurut Gibran, isu IKN mangkrak adalah narasi yang tidak berdasar dan bertolak belakang dengan fakta di lapangan.
Untuk memperkuat pernyataannya, Gibran mengungkapkan bahwa dirinya telah meninjau langsung lokasi IKN sebulan yang lalu. Dari kunjungannya tersebut, ia menyaksikan sendiri progres pembangunan yang signifikan. "Saya tegaskan sekali lagi, yang namanya IKN pasti akan dilanjutkan dan diselesaikan pembangunannya," ujar Gibran, menambahkan bahwa pembangunan sudah baik dan on progress semua, tinggal nanti membangun kawasan yudikatif dan legislatif.
Peninjauan langsung ini menjadi bukti konkret bahwa pemerintah serius dalam melanjutkan proyek IKN. Gibran ingin memastikan bahwa informasi yang sampai ke masyarakat adalah informasi yang akurat dan terverifikasi, bukan berdasarkan rumor atau spekulasi yang tidak bertanggung jawab.
IKN: Simbol Pemerataan Pembangunan Nasional
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan hanya sekadar memindahkan pusat pemerintahan, tetapi juga merupakan simbol kuat dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjelaskan bahwa IKN dirancang untuk mengakhiri dominasi pembangunan yang selama ini terpusat di Pulau Jawa atau dikenal dengan istilah Jawa sentris.
Sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berupaya keras agar daerah lain di luar Jawa juga memiliki kekuatan fiskal dan pertumbuhan ekonomi yang lebih meningkat. Dengan adanya IKN, diharapkan akan terjadi pergeseran pusat pertumbuhan ekonomi dan investasi ke wilayah timur Indonesia, khususnya Kalimantan.
Gibran menegaskan bahwa IKN bukan hanya sekadar membangun Istana Negara dan Istana Presiden. Lebih dari itu, IKN adalah fondasi untuk menciptakan keseimbangan pembangunan antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta membuka peluang baru bagi masyarakat di luar Jawa. Proyek ini diharapkan menjadi katalisator bagi kemajuan ekonomi dan sosial di seluruh pelosok negeri.
Sumber: AntaraNews