Pindah ke IKN, Ini Respons Wapres Gibran Sambil Tersenyum
Gibran menjelaskan bahwa sebagai Wakil Presiden, ia harus siap bekerja dari mana saja, tidak terbatas pada kantor di Jakarta atau IKN.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan tanggapan santai saat ditanya mengenai kapan dirinya akan resmi pindah dan berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pertanyaan tersebut muncul di tengah pembahasan mengenai progres pembangunan ibu kota baru yang terus dikebut pemerintah.
Dalam sebuah Diskusi, Gibran merespons pertanyaan "kapan pindah" dengan senyuman khasnya dan jawaban yang diplomatis. Ia menegaskan bahwa gaya kerjanya tidak terpaku pada satu lokasi fisik semata.
Fleksibel, Bisa Berkantor di Mana Saja
Gibran menjelaskan bahwa sebagai Wakil Presiden, ia harus siap bekerja dari mana saja, tidak terbatas pada kantor di Jakarta atau IKN. Baginya, prioritas utama adalah berada di lapangan untuk memastikan visi misi presiden berjalan dengan baik.
"Kalau saya fleksibel, bisa berkantor di mana saja. Di Papua bisa, di IKN bisa, di tempat-tempat bencana bisa. Kita kan selalu di lapangan ya," ujar Gibran.
Meski demikian, Gibran memastikan bahwa staf Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) akan mulai bergerak ke IKN tahun ini.
"Di tahun ini juga kami dari Setwapres sudah bersiap-siap untuk mencicil mengirim beberapa personel untuk berkantor di IKN juga," tambahnya.
Progres IKN dan Pengalaman Menginap di Rusun
Gibran juga membagikan pengalamannya saat berkunjung ke IKN pada Desember lalu. Ia mengaku tidak pernah menginap di hotel, melainkan menjajal langsung fasilitas yang dibangun untuk ASN negara.
"Saya kalau ke sana tidak pernah tidur di hotel. Saya tidur di rusun ASN, kemarin nyoba di rumah menteri. Kita coba semua," ungkap Gibran.
Terkait progres pembangunan, Gibran menyebut perkembangannya cukup bagus dan sesuai timeline. PR-nya sekarang tinggal membangun gedung legislatif dan yudikatif.
"PR-nya sekarang tinggal membangun gedung legislatif dan yudikatif, Tugas kita sekarang memastikan semua pembangunan berjalan sesuai timeline," jelasnya.
Fasilitas Pendukung Sudah Siap
Wapres juga memamerkan data kesiapan infrastruktur IKN yang sudah bisa digunakan. Beberapa fasilitas vital yang telah siap antara lain
23 tower untuk kantor bersama dan 51 tower hunian ASN.
Jalan tol Balikpapan 71 KM dan Bandara Nusantara dengan runway sepanjang 3.000 meter yang bisa didarati pesawat besar.
Tempat ibadah seperti Masjid Negara yang progresnya mencapai 98% dan Gereja Basilika 95%.
Fasilitas kesehatan yang mencakup RS Kemenkes, RS Mayapada, dan RS Hermina.
Reporter Magang - Mochamad Aidil Akbar