Ekonomi Pertanian

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Produktivitas Jagung Bengkulu Melonjak 8,83 Ton per Hektare, Lampaui Rata-rata Nasional!

Produktivitas Jagung Bengkulu berhasil melampaui rata-rata nasional pada tahun 2024, mencapai 8,83 ton per hektare. Simak bagaimana provinsi ini mencapai capaian luar biasa dan dukungan program ketahanan pangan!

{{caption}}
Tahukah Anda? Sidrap Sukses Gelar Panen Raya Jagung, Teguhkan Peran Lumbung Pangan Nasional

Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, kembali unjuk gigi dengan suksesnya Panen Raya Jagung Sidrap serentak, menegaskan komitmennya sebagai lumbung pangan nasional dan pilar ketahanan pangan. Simak detailnya!

{{caption}}
Fakta Mengejutkan: 17,2 Juta Petani Gurem Terpinggirkan, DPR Desak Pemerintah Buat Kebijakan Khusus Atasi Kemiskinan

Anggota DPR RI mendesak pemerintah segera merumuskan **kebijakan khusus petani gurem** yang jumlahnya mencapai jutaan, agar mereka tidak lagi terjerat kemiskinan dan ketidakadilan. Apa saja usulannya?

{{caption}}
Pengamat: Mekanisme Penyaluran Beras SPHP Bulog Perlu Diubah, Padahal Stok Sudah 4 Bulan!

Pengamat menyoroti efektivitas mekanisme penyaluran beras SPHP oleh Bulog yang dinilai perlu diubah. Mengapa operasi pasar belum optimal menekan harga beras di pasaran?

{{caption}}
Fantastis! Bulog Rejang Lebong Optimistis Capai Target 1.000 Ton Penyerapan Beras Petani, Sudah 81,1% Tercapai

Perum Bulog Cabang Rejang Lebong kian dekat dengan target 1.000 ton penyerapan beras petani hingga akhir 2025. Sudah 81,1% tercapai, bagaimana strategi Bulog selanjutnya?

{{caption}}
Mentan Amran Dorong Kolaborasi Kampus untuk Hilirisasi Pertanian: IPB Jadi Contoh Monumen

Menteri Pertanian Amran Sulaiman tegaskan pentingnya hilirisasi pertanian melalui kolaborasi kampus. Bagaimana peran IPB dan anggaran triliunan disiapkan?

{{caption}}
Mengapa Beras Langka? Pengamat Ungkap Kunci Pemulihan Kepercayaan Pelaku Usaha Jadi Solusi Krisis Nasional

Kelangkaan beras di pasaran bukan hanya masalah pasokan, namun juga kepercayaan. Pengamat ekonomi pertanian menyoroti pentingnya memulihkan keyakinan pelaku usaha untuk mengatasi krisis Kelangkaan Beras ini.

{{caption}}
Fakta Unik: Kementan Dorong Pertanian Modern, Tak Lagi Konvensional demi Kesejahteraan Petani

Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan **pertanian modern** adalah keharusan, bukan lagi konvensional. Simak bagaimana perubahan ini akan membawa kesejahteraan dan efisiensi bagi petani Indonesia!