Investasi IKN Capai Rp1,2 Triliun, Perkuat Ekosistem Kawasan Ibu Kota Nusantara
Otorita IKN mengumumkan total Investasi IKN sebesar Rp1,2 triliun dari dua perusahaan swasta, PT Dian Jaya Indonesia dan PT Biru Makmur Abadi, siap memperkuat ekosistem kawasan. Bagaimana detail proyeknya yang akan dimulai akhir 2026?
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengumumkan adanya investasi signifikan senilai Rp1,2 triliun di kawasan tersebut. Investasi ini berasal dari PT Dian Jaya Indonesia dan PT Biru Makmur Abadi, dua entitas swasta yang berkomitmen terhadap pembangunan IKN. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat ekosistem IKN sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi baru yang modern serta inklusif.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, pada Sabtu (02/5), menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian vital dari upaya percepatan pengembangan proyek komersial dan fasilitas pendukung. Lokasi investasi berada di Sepaku, Penajam Paser Utara, yang merupakan bagian integral dari wilayah inti IKN.
Proyek-proyek yang akan dibangun meliputi apartemen, hotel, pusat olahraga, serta beragam fasilitas restoran. Kehadiran fasilitas-fasilitas ini diharapkan tidak hanya menambah keragaman layanan perkotaan, tetapi juga menjadikan IKN lebih hidup, produktif, dan menarik bagi penduduk maupun pengunjung.
Proyek Apartemen dan Hotel oleh PT Dian Jaya Indonesia
PT Dian Jaya Indonesia, anak usaha Dian Development Co.Ltd. dari Korea Selatan, akan mengembangkan proyek apartemen dan hotel berstandar internasional. Lokasinya strategis di WP KIPP Sub WP 1B, tepatnya di kawasan Pusat Pendidikan (Education Precinct) IKN, mendukung lingkungan belajar dan tinggal yang terintegrasi. Investasi real estat ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap potensi pertumbuhan dan keberlanjutan IKN.
Proyek ambisius ini direncanakan mulai dibangun pada triwulan IV 2026, menandai dimulainya fase konstruksi yang penting. Luas lahan yang dialokasikan mencapai sekitar 33.201 meter persegi, memberikan ruang yang cukup untuk pengembangan komprehensif. Estimasi nilai investasi untuk pengembangan ini diperkirakan lebih kurang Rp1,15 triliun, menjadikannya salah satu investasi terbesar di sektor properti IKN.
Wakil Direktur PT Dian Jaya Indonesia, Cheong Seung Hwa, menjelaskan alasan utama perusahaannya berinvestasi di IKN. Menurutnya, IKN dirancang sebagai kota pintar (smart city) yang modern dengan infrastruktur canggih. Kepastian regulasi dan insentif fiskal yang ditawarkan pemerintah memberikan potensi peningkatan nilai properti dan bisnis yang signifikan di masa depan, menjamin keuntungan jangka panjang.
Fasilitas Olahraga dan Restoran dari PT Biru Makmur Abadi
Sementara itu, PT Biru Makmur Abadi turut berkontribusi aktif dengan mengembangkan fasilitas pusat olahraga (sport center) dan restoran yang modern. Proyek ini berlokasi strategis di kawasan KIPP 1C, berdekatan dengan kompleks SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma. Kehadiran fasilitas ini akan melengkapi ekosistem pendidikan di IKN, menyediakan sarana rekreasi dan penunjang gaya hidup sehat.
Pembangunan fasilitas publik ini diharapkan dapat secara signifikan mendukung aktivitas kawasan pendidikan dan memperkaya fasilitas masyarakat secara keseluruhan. Proyek ini direncanakan dimulai pada triwulan IV 2026, bersamaan dengan proyek lainnya, menunjukkan koordinasi pembangunan yang baik. Luas lahan yang digunakan sekitar 16.387 meter persegi, dengan estimasi investasi sekitar Rp50 miliar, menunjukkan komitmen terhadap pengembangan fasilitas penunjang.
Direktur PT Biru Makmur Abadi, Abdul Rohman, melihat IKN sebagai peluang investasi jangka panjang yang sangat strategis. Konsep kota cerdas dan hijau yang diusung pemerintah sangat relevan dengan tren global saat ini, menarik perhatian investor. Ini menunjukkan visi IKN yang selaras dengan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan, menjadikannya destinasi investasi yang menjanjikan.
Sumber: AntaraNews