OIKN Gandeng Komunitas Hadirkan Pameran Reptil IKN, Edukasi Satwa Eksotis di Nusantara Park
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berkolaborasi dengan Komunitas Balikpapan Reptil Eksotik (Barekso) menyelenggarakan Pameran Reptil IKN dan mamalia eksotis di Nusantara Park, memberikan hiburan sekaligus edukasi menarik bagi pengunjung.
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berkolaborasi dengan Komunitas Balikpapan Reptil Eksotik (Barekso) menyelenggarakan pameran reptil dan mamalia eksotis di Nusantara Park, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Acara ini berlangsung selama periode libur panjang pada 16-17 Mei 2026, menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang mengunjungi kawasan IKN.
Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw, menjelaskan bahwa pameran ini merupakan bagian dari upaya OIKN untuk menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan selama masa libur panjang. Tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati suasana IKN, pemandangan, kuliner, dan aktivitas menarik lainnya.
Pameran ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang edukasi penting mengenai keberagaman satwa. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam merawat hewan peliharaan, khususnya jenis reptil dan mamalia eksotis.
Hiburan dan Edukasi di Pameran Reptil IKN
Pameran reptil dan mamalia eksotis yang diselenggarakan OIKN di Nusantara Park menjadi salah satu magnet utama selama libur panjang. Masyarakat dapat menikmati interaksi langsung dengan berbagai jenis satwa, termasuk spesies eksotis dari luar negeri. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang dekat dengan alam dan satwa bagi masyarakat luas.
Menurut Troy Pantouw, pameran ini menjadi contoh bagaimana ruang publik di IKN dapat berfungsi ganda. Selain sebagai destinasi rekreasi, tempat ini juga menyediakan platform untuk pengalaman edukasi yang berharga. Pengunjung diajak untuk lebih mengenal dan memahami berbagai jenis satwa yang mungkin jarang mereka temui.
Kolaborasi antara OIKN dan Komunitas Barekso ini menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya modern tetapi juga peduli terhadap edukasi lingkungan. Inisiatif seperti Pameran Reptil IKN ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi dan perawatan satwa.
Berinteraksi Langsung dengan Satwa Eksotis
Lebih dari 20 jenis satwa dipamerkan dalam Pameran Reptil IKN ini, hasil kerja sama dengan Komunitas Barekso. Beberapa di antaranya adalah kura-kura, iguana, Ular Sanca Bola (Ball python), Ular Sawah atau Sanca Batik (Reticulated python), kura-kura daun, hingga African Fat-Tailed Gecko (AFT). Keberagaman satwa ini menarik perhatian banyak pengunjung.
Salah satu anggota Komunitas Barekso, Bayu, mengungkapkan bahwa sebagian besar pengunjung sangat tertarik untuk berinteraksi langsung dengan satwa yang aman untuk dipegang. Pengunjung memiliki kesempatan untuk memegang dan berfoto langsung dengan ular piton, iguana, dan ular sawah, yang memberikan pengalaman unik dan tak terlupakan.
Pengunjung seperti Ubay sengaja mengajak anak-anaknya datang ke pameran ini untuk mengenalkan berbagai jenis satwa secara langsung. Interaksi langsung ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang satwa, sekaligus menghilangkan stigma negatif yang sering melekat pada reptil.
Mengubah Persepsi tentang Reptil
Banyak masyarakat masih memiliki pandangan bahwa seluruh reptil adalah hewan berbahaya, sebuah persepsi yang ingin diubah melalui Pameran Reptil IKN ini. Melalui pengenalan dan penanganan yang tepat, reptil sebenarnya dapat dipelihara dengan aman dan bertanggung jawab. Pameran ini menjadi wadah untuk mengedukasi publik tentang hal tersebut.
Bayu dari Komunitas Barekso menjelaskan bahwa reptil, seperti makhluk hidup lainnya, juga perlu dirawat dengan baik ketika dipelihara. Dengan adanya interaksi langsung dan penjelasan dari para ahli, masyarakat diharapkan bisa lebih memahami bahwa tidak semua reptil berbahaya dan dapat menjadi hewan peliharaan yang menarik.
Inisiatif edukasi ini penting untuk membangun kesadaran kolektif tentang keanekaragaman hayati dan peran manusia dalam menjaga kelestarian satwa. Pameran ini membuktikan bahwa dengan informasi yang benar, ketakutan terhadap reptil dapat diatasi, digantikan dengan rasa ingin tahu dan kepedulian.
Sumber: AntaraNews