Akibat Penyakit Ginjal dan Asam Lambung, Tio Pakusadewo Jalani Perawatan Intensif
Aktor senior Tio Pakusadewo telah dirawat intensif di rumah sakit akibat komplikasi ginjal dan masalah asam lambung.
Aktor yang telah meraih dua Piala Citra, Tio Pakusadewo, saat ini sedang dirawat intensif di rumah sakit. Ia mengalami penurunan kondisi fisik yang disebabkan oleh penyakit ginjal dan asam lambung.
Kabar mengenai dirawatnya Tio Pakusadewo di rumah sakit menjadi semakin jelas setelah foto dirinya terbaring di ranjang rumah sakit diunggah oleh rekan sejawatnya, Agus Wibowo, di akun Instagram terverifikasi pada 15 Mei 2026.
"Semangat sotong, loe bisa. Semangat, cepat pulih, terus berkarya lagi," tulis Agus Wibowo pada unggahan tersebut.
Dalam foto tersebut, terlihat Tio Pakusadewo mengenakan seragam pasien berwarna biru muda. Banyak selebritas Tanah Air yang turut mendoakannya, seperti Lulu Zakaria yang menulis, "Get well soon Om Tio Pakusadewo," dan Malvino Fajaro yang berharap, "Lekas pulih kembali om Tyo." Oline Mendeng juga menyampaikan harapannya dengan, "Cepet sembuh Om Tyo," sementara Haposan Batubara bertanya, "Bro Tio sakit apa? Semoga lekas pulih kembali."
Menurut pemberitaan dari Kapanlagi.com pada 18 Mei 2026, Agus Wibowo menjelaskan bahwa Tio Pakusadewo mendapatkan perawatan khusus dari tim dokter ahli. Bintang film Lagu Untuk Seruni dan Identitas ini sedang berjuang melawan komplikasi penyakit yang menyerang sistem organ dalam tubuhnya.
"Ginjal sama asam lambung," ungkap Agus Wibowo kepada awak media di Jakarta.
Meskipun kondisi Tio sempat mengkhawatirkan banyak pihak, Agus Wibowo memastikan bahwa kondisi fisiknya kini membaik dan sudah stabil dalam beberapa hari terakhir. Diharapkan, Tio Pakusadewo dapat pulih sepenuhnya dan kembali berkontribusi di dunia seni peran dalam waktu dekat.
Kondisi kesehatan Tio Pakusadewo mengalami penurunan yang signifikan
"Sudah membaik kok," ucapnya.
Dukungan moral yang diberikan oleh rekan-rekan kerja yang menjenguknya menjadi obat mujarab yang membangkitkan semangat Tio Pakusadewo. Mereka memberikan dorongan serta doa agar sang aktor tetap kuat dalam menghadapi masa-masa sulit.
Tio Pakusadewo merupakan sosok yang terkenal dalam dunia seni peran. Ia lahir dengan nama Kanjeng Raden Tumenggung Irwan Susetyo Pakusadewo di Jakarta pada tanggal 2 September 1963. Debutnya dimulai pada tahun 1987 melalui film Bilur-Bilur Penyesalan yang disutradarai oleh Nasri Cheppy.
Komplikasi ginjal dan asam lambung dapat menjadi penyebab yang memicu masalah kesehatan
Kemampuan aktingnya semakin terasah setelah bekerja sama dengan berbagai sutradara ternama di Indonesia. Pada tahun 1990, Garin Nugroho mengundangnya untuk berperan dalam film Cinta Dalam Sepotong Roti.
Setahun setelahnya, Tio Pakusadewo berhasil meraih Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik lewat film Lagu Untuk Seruni. Di tahun yang sama, ia juga terlibat dalam proyek film Bibir Mer yang disutradarai oleh Arifin C. Noer.
Film Indonesia
Setelah film Indonesia mengalami masa stagnasi selama kurang lebih delapan tahun, Tio Pakusadewo muncul sebagai salah satu sosok yang berperan penting dalam kebangkitan industri film nasional melalui film Kuldesak yang dirilis pada tahun 1998. Film ini bisa dianggap sebagai titik awal yang menandakan kembalinya gairah perfilman Indonesia hingga saat ini.
Tio Pakusadewo berhasil meraih Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik yang kedua kalinya melalui film Identitas. Sejak saat itu, ia terus memperkuat deretan film-film sukses lainnya, termasuk Quickie Express, Habibie & Ainun, The Raid 2 Berandal, Mencuri Raden Saleh, dan Suzzanna Malam Jumat Kliwon. Dengan berbagai peran yang ia jalani, Tio berhasil menunjukkan kemampuannya dan menjadikan dirinya sebagai salah satu aktor terkemuka di industri film Indonesia.