6 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Penderita GERD, Termasuk Pilates sebagai Pilihan Aman
Pasien GERD sebaiknya memilih jenis olahraga yang tidak memberikan tekanan berlebihan pada perut.
Ada enam jenis olahraga yang sangat dianjurkan untuk pasien Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau asam lambung. Menurut dokter spesialis penyakit dalam, Sandy Perkasa, pemilihan olahraga yang sesuai dapat membantu pasien GERD mengurangi rasa khawatir akan nyeri dada, mual, atau sensasi panas di dada yang mungkin muncul kembali.
"Penting untuk memahami jenis olahraga yang aman dan tepat bagi penderita asam lambung agar tetap dapat memperoleh manfaatnya tanpa menyebabkan kekambuhan," jelas Sandy, mengutip laman EMC, Minggu (19/4).
Sandy juga menekankan bahwa kunci dalam memilih jenis olahraga untuk pasien GERD adalah menghindari aktivitas yang memberikan tekanan berlebihan pada perut dan dapat memicu naiknya asam lambung. Salah satu olahraga yang direkomendasikan adalah jalan kaki. Aktivitas ini sangat aman dan mudah dilakukan, karena tidak memberikan tekanan berlebihan pada perut.
Selain itu, jalan kaki dapat membantu menenangkan proses pencernaan dan mencegah penumpukan gas di perut. Dengan rutin melakukan jalan kaki selama 30 menit, pasien dapat menjaga berat badan ideal, yang berperan penting dalam mengurangi risiko kambuhnya asam lambung dan GERD.
Selain jalan kaki, yoga dengan gerakan ringan juga sangat bermanfaat. Yoga dikenal dapat membantu relaksasi tubuh dan pikiran, sehingga mampu mengurangi stres, yang merupakan salah satu faktor pemicu peningkatan asam lambung.
Namun, penting untuk memilih gerakan yang lembut dan menghindari posisi terbalik atau yang memberi tekanan pada perut. Yoga dengan gerakan ringan yang berfokus pada teknik pernapasan dan peregangan lembut akan memberikan manfaat optimal tanpa menimbulkan refluks.
Berjalan dengan sepeda secara santai
Bersepeda dengan tingkat intensitas yang ringan hingga sedang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung tanpa secara signifikan meningkatkan tekanan intra-abdomen (tekanan dalam perut). Dengan posisi tubuh yang tegak saat bersepeda santai, risiko terjadinya refluks asam lambung ke kerongkongan dapat diminimalisir.
"Pastikan Anda tidak terlalu banyak membungkuk agar tetap nyaman," ungkap dokter yang berpraktik di RS EMC Alam Sutera dan RS EMC Grha Kedoya.
Berenang adalah salah satu jenis olahraga yang melibatkan hampir seluruh otot tubuh. Gerakan yang dilakukan secara teratur dan berirama dapat menciptakan tekanan yang relatif rendah pada perut. Selain itu, berenang berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas paru-paru serta menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan tanpa memicu gejala asam lambung atau GERD.
Lakukan peregangan secara teratur
Peregangan atau stretching berfungsi untuk meningkatkan kelenturan otot serta memberikan efek relaksasi yang diperlukan. Latihan peregangan yang bersifat ringan tidak memberikan tekanan pada area perut, sehingga dapat dilakukan dengan aman kapan saja, baik saat pemanasan maupun pendinginan.
Aktivitas ini juga berperan dalam mengurangi stres fisik yang berpotensi memperburuk gejala asam lambung dan GERD.
Pilates Ringan merupakan pilihan yang baik untuk memperkuat otot inti, memperbaiki postur tubuh, dan mengurangi tekanan pada organ pencernaan.
Bagi mereka yang menderita asam lambung dan GERD, disarankan untuk memilih gerakan yang lembut dan terkontrol, serta menghindari olahraga yang memberikan tekanan berlebih pada perut. Dengan teknik yang tepat, pilates dapat menjadi olahraga yang aman dan memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.
GERD
Sandy menjelaskan bahwa GERD merupakan kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan, menyebabkan sensasi panas di dada (heartburn), rasa asam di mulut, dan bahkan mual. Meskipun demikian, kabar baiknya adalah aktivitas fisik tetap aman bagi mereka yang menderita asam lambung dan GERD. Melakukan olahraga secara teratur dapat membantu mengurangi gejala yang dialami, terutama jika dilakukan dengan intensitas yang tepat dan tidak berlebihan.
Dia menambahkan, "Olahraga selalu berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan." Aktivitas fisik dapat membantu mengendalikan berat badan, meningkatkan metabolisme, serta mengurangi risiko berbagai penyakit kronis. Dengan demikian, tidak hanya bermanfaat bagi penderita GERD, tetapi juga bagi kesehatan secara umum. Oleh karena itu, penting untuk tetap aktif dan memilih jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.