OIKN Siagakan 25 Pramuwisata IKN Lebaran 2026, Siap Sambut Ribuan Pengunjung Nusantara
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyiagakan 25 Pramuwisata IKN Lebaran 2026 untuk melayani ribuan pengunjung di berbagai destinasi menarik Nusantara, memastikan pengalaman berwisata yang informatif dan inklusif.
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah mengambil langkah proaktif dalam menyambut musim libur Lebaran 2026. Sebanyak 25 pramuwisata disiagakan untuk melayani pengunjung yang akan datang ke berbagai destinasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara. Inisiatif ini bertujuan menciptakan ruang inklusif serta dapat diakses secara luas bagi masyarakat.
Juru Bicara Kepala OIKN, Troy Pantouw, menjelaskan bahwa para pramuwisata ini berasal dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan warga lokal. Mereka adalah relawan binaan dari Direktorat Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif OIKN. Persiapan ini dilakukan untuk memastikan pengalaman kunjungan yang optimal bagi wisatawan.
Para pemandu wisata tersebut sebelumnya telah mengikuti pelatihan intensif serta Program Aktualisasi Pemagangan selama satu tahun penuh. Program tersebut dirancang untuk mendukung pelayanan kunjungan masyarakat di KIPP Nusantara. Upaya ini diharapkan dapat memperkenalkan perkembangan IKN kepada publik secara menyeluruh.
Peran dan Kualifikasi Pramuwisata Nusantara
Kehadiran para pramuwisata ini menjadi sangat krusial di tengah lonjakan kunjungan masyarakat ke kawasan Nusantara. Mereka bertugas membantu pengunjung memahami berbagai kawasan dan fasilitas yang tersedia di IKN. Selain itu, para pemandu juga berperan memperkenalkan perkembangan pembangunan ibu kota baru ini kepada masyarakat luas.
Troy Pantouw, yang juga Staf Khusus Bidang Komunikasi OIKN, menambahkan bahwa 20 dari 25 pemandu wisata tersebut telah memiliki sertifikasi resmi. Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), menunjukkan standar profesionalisme mereka. Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para pemandu lokal.
Mereka dapat terlibat langsung dalam memperkenalkan IKN kepada masyarakat dari berbagai daerah. Para pemandu wisata ini akan mendampingi pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat kemajuan pembangunan IKN. Keberadaan mereka menjadi bagian penting dari layanan kunjungan di kawasan Nusantara.
Destinasi Unggulan dan Pengalaman Kunjungan di IKN
Sebanyak 25 pramuwisata ini siap mendampingi ribuan pengunjung yang diperkirakan datang setiap hari. Mereka akan memandu wisatawan ke puluhan destinasi menarik di Nusantara. Lokasi-lokasi tersebut meliputi kawasan peribadatan, area perkantoran, hunian, serta berbagai ruang publik yang dibuka sebagai bagian dari pengalaman kunjungan.
Beberapa lokasi populer yang dapat dikunjungi antara lain Plaza Seremoni, PSSI, Embung MBH, Glamping IKN, dan Bendungan Sepaku Semoi. Ada juga Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Taman Kusuma Bangsa, serta Masjid Negara. Berbagai spot destinasi wisata sekitar IKN juga termasuk dalam daftar kunjungan yang menarik.
Kawasan Istana Negara bahkan dapat menjadi alternatif tujuan yang dapat dikunjungi dengan pengaturan kapasitas tertentu. Troy menjelaskan bahwa ada aturan khusus untuk memasuki area ini. Pengunjung tidak diperkenankan memakai sandal, celana pendek, kaos oblong, atau baju tanpa lengan. Pengunjung wajib mengenakan sepatu untuk masuk ke kawasan Istana Negara.
Sumber: AntaraNews