Demam Berdarah
Berita Utama
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Tips Menyimpan Daging Kurban di Freezer agar Tidak Bau dan Awet
-
Cara Praktis Ubah Daging Kurban Jadi Abon Sapi Enak ala Rumahan
-
Harga Tiket Melambung, Penumpang Bandara SIM Turun 46 Persen Saat Idul Adha
-
Perkuat Kebersamaan, Tiga Sapi Jumbo Diberikan Pelaku Usaha Kreatif buat Warga Palembang
-
Pertamina Patra Niaga Salurkan 2.031 Hewan Kurban Pada Iduladha 1447 H, Disebar ke Berbagai Wilayah
Berita Utama Lainnya
Salah satu hal yang banyak dipercaya adalah bahwa ketika seseorang pernah terkena DBD, dia tidak akan mengalaminya lagi.
Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap bisa dilakukan tanpa harus memanfaatkan konsumsi obat.
Demam Berdarah Dengue (DBD) memiliki empat serotipe sehingga seseorang mungkin bisa terinfeksi lagi setelah baru sembuh.
Ancaman infeksi demam berdarah pada anak bisa dicegah dengan peran aktif orangtua secara tepat.
Memahami perbedaan antara dua jenis nyamuk demam berdarah merupakan langkah penting dalam pencegahan.
Satpol PP Kota Jakarta Timur bakal memberikan sanksi denda bagi warga yang di dalam rumahnya ditemukan jentik nyamuk Aedes Aegypti.
Kemenkes memperoleh beberapa laporan yang menunjukkan perubahan gejala pada penderita DBD pascapandemi COVID-19, salah satunya datang dari Kota Bandung.
Kegiatan fogging ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung museum di tengah tingginya kasus DBD.
Malaria dan demam berdarah adalah dua penyakit yang sering kali disalahpahami sebagai penyakit yang sama karena keduanya ditularkan oleh nyamuk.