7 Tips Menghilangkan Bau Sepatu tanpa Dijemur Seharian, Ampuh dan Praktis

Ingin sepatu bebas bau tanpa repot dijemur? Ikuti 7 tips menghilangkan bau sepatu tanpa dijemur seharian dengan cara sederhana, cocok diterapkan setiap hari.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
7 Tips Menghilangkan Bau Sepatu tanpa Dijemur Seharian, Ampuh dan Praktis
Cara Menghilangkan Bau Sepatu tanpa Semprot Kimia (Photo by Lisa from Pexels)

Bau sepatu sering kali muncul akibat perpaduan keringat, kelembapan, dan pertumbuhan bakteri maupun jamur di bagian dalam sepatu. Kondisi ini semakin mudah terjadi jika sepatu dipakai dalam waktu lama, digunakan saat cuaca hujan, atau langsung disimpan setelah dipakai tanpa sempat dikeringkan. Banyak orang mengandalkan sinar matahari untuk mengatasi masalah ini, tetapi tidak selalu ada waktu atau cuaca yang mendukung untuk menjemur sepatu seharian.

Kabar baiknya, bau tidak sedap pada sepatu bisa diatasi dengan berbagai cara yang lebih praktis. Beberapa bahan yang mudah ditemukan di rumah, seperti baking soda, arang aktif, atau teh celup kering, mampu membantu menyerap kelembapan sekaligus mengurangi aroma tak sedap. Selain itu, kebiasaan sederhana seperti melepas insole dan memberi sirkulasi udara juga berperan besar menjaga sepatu tetap segar.

Lantas bagaimana saja tips menghilangkan bau sepatu tanpa dijemur seharian yang ampuh dan praktis? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (16/7/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Taburkan Baking Soda ke Dalam Sepatu

Baking Soda dan Cuka
Ilustrasi Baking Soda Credit: pexels.com/Kaboompics

Baking soda dikenal sebagai bahan alami yang efektif menyerap kelembapan sekaligus menetralisir bau. Senyawa natrium bikarbonat di dalamnya mampu membantu mengurangi tingkat keasaman yang menjadi lingkungan ideal bagi bakteri penyebab bau. Karena itulah, baking soda sering digunakan sebagai penghilang bau pada berbagai perlengkapan rumah tangga, termasuk sepatu.

Cara menggunakannya cukup mudah. Taburkan satu hingga dua sendok makan baking soda ke bagian dalam sepatu, lalu ratakan hingga menutupi area yang sering terkena keringat. Diamkan semalaman agar baking soda memiliki waktu untuk menyerap kelembapan dan aroma tidak sedap secara maksimal.

Keesokan harinya, buang sisa baking soda dengan cara mengguncang sepatu atau menggunakan penyedot debu kecil. Sebelum dipakai kembali, pastikan tidak ada bubuk yang tertinggal di dalam sepatu agar tetap nyaman saat digunakan. Metode ini cocok dilakukan secara rutin, terutama jika sepatu sering dipakai setiap hari.

2. Gunakan Arang Aktif sebagai Penyerap Bau

Cara Menghilangkan Bau Gorengan di Rumah dengan Cepat
Arang Aktif untuk Bau Membandel. Foto: Gemini

Arang aktif atau activated charcoal memiliki pori-pori sangat halus yang mampu menyerap kelembapan, gas, dan berbagai molekul penyebab bau. Berbeda dengan pewangi yang hanya menutupi aroma tidak sedap, arang aktif bekerja dengan menyerap sumber bau sehingga hasilnya cenderung lebih tahan lama.

Anda bisa memasukkan kantong kecil berisi arang aktif ke dalam masing-masing sepatu setelah selesai digunakan. Diamkan selama beberapa jam atau semalaman. Cara ini sangat praktis karena tidak membuat sepatu basah dan tidak meninggalkan residu pada bagian dalam sepatu.

Selain efektif mengurangi bau, arang aktif juga membantu menjaga bagian dalam sepatu tetap kering. Agar kemampuannya tetap optimal, jemur kantong arang sesekali di bawah sinar matahari selama beberapa jam sesuai petunjuk produk untuk mengembalikan daya serapnya.

3. Masukkan Teh Celup Kering ke Dalam Sepatu

Cara membuat masker wajah dengan ampas teh celup
Cara membuat masker alami dari teh celup. (pexels.com/@anna-pou)

Teh, terutama teh hitam, mengandung tanin yang dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau. Selain itu, teh celup kering juga mampu menyerap sebagian kelembapan yang tersisa di dalam sepatu setelah digunakan.

Gunakan teh celup yang benar-benar kering dan belum dipakai. Masukkan satu atau dua kantong teh ke dalam setiap sepatu, lalu diamkan semalaman. Aroma alami teh akan membantu mengurangi bau apek tanpa meninggalkan wangi yang terlalu menyengat.

Hindari menggunakan teh celup yang masih basah karena justru dapat meningkatkan kelembapan di dalam sepatu. Jika dilakukan secara rutin, cara sederhana ini dapat membantu menjaga aroma sepatu tetap segar, terutama saat cuaca lembap atau musim hujan.

4. Lepaskan Insole agar Bagian Dalam Cepat Kering

cara mengukur insole sepatu
cara mengukur insole sepatu ©Ilustrasi dibuat AI

Insole atau alas dalam sepatu merupakan bagian yang paling banyak menyerap keringat saat digunakan. Jika dibiarkan tetap terpasang setelah pemakaian, kelembapan akan bertahan lebih lama sehingga bakteri lebih mudah berkembang dan memicu bau tidak sedap.

Setelah melepas sepatu, keluarkan insole dan letakkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Tidak perlu menjemurnya seharian di bawah matahari, cukup angin-anginkan hingga benar-benar kering sebelum dipasang kembali.

Jika insole sudah mulai aus atau tetap mengeluarkan bau meski dibersihkan, pertimbangkan untuk menggantinya dengan yang baru. Saat ini tersedia berbagai jenis insole yang dilengkapi teknologi antibakteri atau bahan penyerap keringat sehingga dapat membantu mengurangi munculnya bau pada sepatu.

5. Semprotkan Cairan Pembersih Antibakteri Khusus Sepatu

Sepatu Bau Bantu Peneliti India Raih Penghargaan Ig Nobel
Ilustrasi rak sepatu. (dok. Unsplash/Bryan White)

Bau sepatu umumnya berasal dari bakteri yang berkembang pada lingkungan lembap. Oleh karena itu, penggunaan cairan pembersih atau semprotan antibakteri khusus sepatu dapat menjadi solusi praktis untuk membantu mengurangi jumlah bakteri sekaligus menyegarkan bagian dalam sepatu.

Semprotkan secukupnya pada bagian dalam sepatu setelah digunakan, terutama pada area tumit dan ujung depan yang paling sering berkeringat. Setelah disemprot, biarkan sepatu terbuka selama beberapa saat agar cairan mengering secara alami sebelum disimpan.

Pilih produk yang memang diformulasikan untuk sepatu dan ikuti petunjuk penggunaannya. Hindari menyemprot terlalu banyak karena kelembapan berlebih justru dapat memperlambat proses pengeringan, terutama pada bahan seperti kanvas atau kulit.

6. Simpan Sepatu di Tempat yang Memiliki Sirkulasi Udara Baik

Lemari Gantung Melayang (Gemini AI)
Lemari Gantung Melayang merupakan salah satu desain rak sepatu di teras yang rapi dan tidak bau. (Gemini AI)

Cara penyimpanan sangat memengaruhi munculnya bau pada sepatu. Menyimpan sepatu dalam kondisi lembap di lemari tertutup tanpa ventilasi dapat membuat udara terperangkap dan mempercepat pertumbuhan bakteri maupun jamur.

Sebaiknya, angin-anginkan sepatu terlebih dahulu selama beberapa jam setelah dipakai sebelum dimasukkan ke rak atau lemari. Pastikan tempat penyimpanan memiliki sirkulasi udara yang baik agar kelembapan tidak terperangkap di dalam sepatu.

Bila perlu, tambahkan penyerap kelembapan seperti silica gel atau dehumidifier kecil di dalam lemari sepatu. Langkah ini membantu menjaga kondisi penyimpanan tetap kering sehingga risiko munculnya bau dapat diminimalkan.

7. Gunakan Kaus Kaki yang Bersih dan Menyerap Keringat

Bye-Bye Bau! 5 Trik Ampuh agar Sepatu Tetap Wangi Sepanjang Hari - 1
Ilustrasi menggunakan sepatu saat kondisi kaki lembab/copyright freepik.com/Drazen Zigic

Menghilangkan bau sepatu tidak cukup hanya dengan membersihkan sepatunya. Kaus kaki yang digunakan juga berpengaruh besar karena menjadi lapisan pertama yang menyerap keringat dari kaki. Jika kaus kaki sudah lembap atau digunakan berulang kali tanpa dicuci, bakteri akan lebih mudah berpindah ke bagian dalam sepatu.

Pilih kaus kaki berbahan katun, bambu, atau material yang memiliki kemampuan menyerap dan menguapkan keringat dengan baik. Gantilah kaus kaki setiap kali selesai digunakan, terutama setelah beraktivitas berat atau berolahraga.

Selain itu, pastikan kaki dalam kondisi bersih dan benar-benar kering sebelum memakai sepatu. Kebiasaan sederhana ini dapat mengurangi kelembapan di dalam sepatu sejak awal sehingga bau tidak mudah muncul kembali.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Tips Menghilangkan Bau Sepatu tanpa Dijemur Seharian

1. Apa penyebab utama sepatu menjadi bau?

Penyebab utamanya adalah keringat yang membuat bagian dalam sepatu menjadi lembap. Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan bakteri dan jamur yang menghasilkan aroma tidak sedap.

2. Apakah baking soda benar-benar efektif menghilangkan bau sepatu?

Ya. Baking soda dapat membantu menyerap kelembapan sekaligus menetralisir bau sehingga menjadi salah satu cara rumahan yang paling sering digunakan untuk mengurangi bau pada sepatu.

3. Apakah sepatu harus selalu dijemur di bawah sinar matahari?

Tidak. Mengangin-anginkan sepatu di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, melepas insole, serta menggunakan bahan penyerap bau seperti arang aktif atau baking soda sudah dapat membantu menjaga sepatu tetap segar.

4. Seberapa sering sepatu perlu dibersihkan agar tidak bau?

Idealnya, bagian dalam sepatu dibersihkan secara berkala, terutama jika sering dipakai setiap hari. Selain itu, biasakan mengeringkan sepatu setelah digunakan dan mencuci kaus kaki setiap kali selesai dipakai.

5. Bagaimana cara mencegah bau sepatu muncul kembali?

Jaga kaki tetap bersih dan kering, gunakan kaus kaki yang menyerap keringat, simpan sepatu di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, serta lakukan perawatan rutin agar kelembapan dan bakteri tidak menumpuk di dalam sepatu.

Rekomendasi