Mensos Ungkap Kondisi Terkini Anak Sayuti Melik Usai Dievakuasi dari Gang Sempit

Kemensos bergerak cepat mengevakuasi Heru bersama istrinya, Treyzia Noviani, ke STPL Bekasi.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Mensos Ungkap Kondisi Terkini Anak Sayuti Melik Usai Dievakuasi dari Gang Sempit
Heru Baskoro, putra Sayuti Melik, tinggal bersama istrinya, Treyzia Noviani, cucu Haji Agus Salim. Heru tampak menunjukkan bukti otentik dirinya merupakan anak dari Sayuti Melik. (Liputan6.com/Rifqy Alief)

Anak kandung pahlawan nasional Sayuti Melik, Heru Baskoro (84), kini menjalani perawatan intensif setelah sempat mengalami gangguan kesehatan dan kesulitan ekonomi sepulang dari Kanada. Kementerian Sosial juga memfasilitasi Heru dan istrinya dengan hunian sementara di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Jawa Barat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, Kemensos bergerak cepat mengevakuasi Heru bersama istrinya, Treyzia Noviani, ke STPL Bekasi setelah menerima informasi mengenai kondisi kesehatannya.

"Langsung kami kirim tim ke sana dan sekarang sudah kami bawa ke sentra milik Kemensos di Bekasi. Ya tentu akan direhabilitasi. Ada rehabilitasi medis, ada rehabilitasi yang lain yang mungkin dibutuhkan sesuai hasil asesmennya," kata Gus Ipul, Kamis (16/7/2026).

Gus Ipul menjelaskan, Heru dan istrinya sempat menetap di Kanada selama sekitar 21 tahun dengan status penduduk tetap (permanent resident). Selama tinggal di negara tersebut, keduanya hidup mandiri hingga kondisi berubah ketika Heru mengalami gangguan penglihatan yang membutuhkan biaya pengobatan sangat besar.

Biaya pengobatan itu menguras sebagian besar tabungan keluarga. Sekembalinya ke Indonesia, Heru dan istrinya pun menghadapi kesulitan finansial hingga akhirnya mendapat pendampingan, rehabilitasi, dan tempat tinggal sementara dari Kemensos.

Jamin Layanan Kesehatan untuk Heru

Gus Ipul memastikan Heru akan memperoleh pemeriksaan kesehatan secara berkala, rehabilitasi sesuai kebutuhan, serta pendampingan sosial selama menjalani perawatan di STPL Bekasi.

Selain itu, Kemensos tengah melakukan asesmen menyeluruh, mulai dari identifikasi kebutuhan dasar, verifikasi dokumen kependudukan, hingga penelusuran aset keluarga. Langkah tersebut dilakukan sebagai dasar penentuan program intervensi sosial jangka panjang.

Gus Ipul menilai kasus yang dialami keluarga Sayuti Melik menjadi pengingat pentingnya akurasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang saat ini terus dibenahi pemerintah.

"Ini kembali lagi menyangkut data. Maka itulah, data menjadi sangat penting, dan satu tahun lebih ini atas arahan Bapak Presiden Prabowo, kami melakukan konsolidasi data," kata dia, dikutip dari Antara.

Dia menambahkan, Kemensos siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai lembaga sosial untuk memastikan kebutuhan dasar serta pemulihan kesehatan Heru dapat terpenuhi secara optimal dan berkelanjutan.

Rekomendasi