Seorang anggota polisi, Bripda Rizky Ardiyanto (24), hilang saat mengawal kapal tongkang di perairan perbatasan Lampung–Sumatera Selatan. Dia bertugas di kapal Agro Permai ketika peristiwa itu terjadi.
Hingga Kamis malam (10/9/2026), keberadaannya belum diketahui dan upaya pencarian terus berlangsung.
Anggota Dit Samapta Polda Sumsel tersebut mengawal tongkang Agro Permai milik PT PAR yang berlayar menuju Dermaga KMJ, Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan peristiwa ini.
Berdasarkan laporan awal, Rizky berangkat dari Dermaga 129 Kebun Hikmah 5, Desa Pagar Dewa, Kecamatan Mesuji Induk, OKI, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 20.50 WIB. Dia semula bertugas bersama anggota Marinir Brigif IV Pesawaran, Kopral Prasetyo.
Dalam perjalanan, Kopral Prasetyo berpindah mengawal kapal Agro Surya, sementara Rizky tetap di Agro Permai bersama tiga awak: Budi (ABK), Pendi (juru mudi), dan Aan (kapten).
Advertisement
Turun dari Ruang Kemudi Menjelang Perpindahan
Saat kapal melintas di wilayah Desa Karang Sia, OKI, Rizky sempat naik ke ruang kemudi untuk memberitahukan juru mudi terkait rencana perpindahan pengawalan setelah kapal Agro Permai bertemu dengan kapal Yusika.
Usai menyampaikan rencana tersebut, dia turun dari ruang kemudi. Kapten kapal sempat memintanya beristirahat di dalam kapal, tetapi dia menolak karena kondisi di dalam kapal dirasa panas.
Tidak lama kemudian, juru mudi melihat kapal Yusika mulai mendekat. Dia turun dari ruang kemudi untuk memberitahu Rizky agar bersiap melakukan perpindahan pengawalan.
Saat dicari, Bripda Rizky sudah tidak terlihat berada di atas kapal.
"Juru mudi kemudian menginformasikan kepada kapten kapal dan ABK bahwa Rizky tidak ada di kapal," tuturnya.
Kapten kapal bersama para awak lantas memeriksa seluruh bagian kapal Agro Permai, namun Rizky tidak ditemukan.
Advertisement
Pencarian oleh Tim Gabungan
Setelah disadari bahwa anggota polisi tersebut hilang, kapal diarahkan menuju Desa Nipah Kuning untuk meminta bantuan.
Aparat desa meneruskan informasi itu kepada Polsubsektor Mesuji Pusat serta tim Basarnas dan BNPB Kabupaten Mesuji.
Pencarian kemudian dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan personel Polsubsektor Mesuji, Basarnas/BNPB Kabupaten Mesuji, personel pengawalan dan pengamanan PT PAR, hingga Polsek Sungai Menang.
Polres Mesuji bersama BPBD Kabupaten Mesuji turut dikerahkan untuk menyisir perairan di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan Bripda Rizky.
Hingga Jumat pagi, Bripda Rizky Ardiyanto masih belum ditemukan. Petugas gabungan masih melakukan pencarian di perairan perbatasan Lampung–Sumatera Selatan.