Wamendagri Dorong APS Rumuskan Arah Pembangunan Papua Berbasis Kearifan Lokal
Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menyerukan Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) menjadi wadah penting merumuskan arah pembangunan Papua yang inklusif, berpihak OAP, serta melestarikan kearifan lokal.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) menjadi forum utama. Permintaan ini bertujuan merumuskan arah pembangunan Papua yang maju. Pembangunan tersebut harus tanpa meninggalkan identitas serta kearifan lokal masyarakat setempat.
Pernyataan ini disampaikan Ribka di Jayapura pada Sabtu (30/5). Konferensi APS memiliki peran vital sebagai wadah refleksi dan diskusi mendalam. Tujuannya adalah memperkuat arah pembangunan Papua yang berkeadilan. Selain itu, pembangunan harus berpihak kepada Orang Asli Papua (OAP).
Ribka menghadiri Konferensi Analisis Papua Strategis ketiga pada Jumat (29/5). Menurutnya, forum ini bukan sekadar ajang ilmiah, melainkan juga ruang kolektif. Ruang ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas tantangan serta harapan pembangunan di tanah Papua.
Pembangunan Berkeadilan dan Pelestarian Identitas Papua
Wamendagri Ribka Haluk menegaskan bahwa pembangunan Papua merupakan bagian integral dari agenda nasional. Ini adalah upaya menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, setiap proses pembangunan harus mampu menciptakan keseimbangan yang harmonis. Keseimbangan ini antara modernisasi dan pelestarian nilai budaya.
Nilai budaya ini merupakan identitas masyarakat Papua yang tak terpisahkan dan sangat berharga. Ribka menambahkan, kemajuan ekonomi dan pembangunan infrastruktur adalah hal penting. Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga krusial untuk kemajuan. Namun, semua itu tidak boleh membuat Papua kehilangan jati diri aslinya.
Kekayaan kearifan lokal juga harus tetap terjaga dan dihargai. "Pembangunan yang berkelanjutan harus melibatkan masyarakat adat sebagai subjek utama," kata Ribka. Ini memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat di setiap wilayah Papua secara tepat.
Konferensi APS: Wadah Perumusan Rekomendasi Strategis
Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret dan aplikatif. Rekomendasi ini akan menjadi masukan berharga bagi pemerintah pusat dan daerah. Tujuannya adalah merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Ribka menekankan pentingnya forum ini dalam membentuk masa depan Papua yang cerah. "Kami ingin Papua maju dan modern," ujarnya, dengan visi yang jelas. Namun, ia juga menegaskan bahwa kemajuan harus tetap menjaga identitas, nilai, dan jati diri masyarakatnya.
Konferensi ini bukan hanya forum ilmiah semata, tetapi juga ruang refleksi kolektif yang mendalam. Tujuannya adalah mendiskusikan secara terbuka dan mendalam harapan pembangunan Papua. Pembangunan yang bermartabat, berkeadilan, dan berpihak kepada Orang Asli Papua.
Sumber: AntaraNews