Prabowo Umumkan Kesepakatan Tarif Impor dengan AS Hari Ini
Prabowo dijadwalkan tiba di Indonesia pada Rabu (16/7) sore, usai menyelesaikan lawatan luar negeri.
Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan mengumumkan kesepakatan dan perjanjian tarif impor dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) setibanya di Indonesia. Prabowo dijadwalkan tiba di Indonesia pada Rabu (16/7) sore, usai menyelesaikan lawatan luar negeri.
"Sebentar lagi insya Allah Pak Presiden Prabowo Subianto akan mendarat di Tanah Air dan akan memberikan keterangan lebih lengkap soal kesepakatan tarif, perjanjian tarif dengan pihak pemerintah Amerika Serikat," kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi di Kantor PCO Jakarta, Rabu (16/7).
Dia mengatakan tim negosiasi Indonesia yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tengah menyusun detail kesepakatan tarif impor dengan pemerintah AS. Hasan pun meminta masyarakat bersabar menunggu keterangan dari Prabowo.
"Detailnya sedang dikerjakan oleh tim negosiasi, kesepakatan payungnya sudah ada, detailnya segera akan dirampungkan," ujarnya.
Hasan menekankan pemerintah melewati perjuangan luar biasa dalam bernegoasiasi dengan pemerintah AS hingga akhirnya tarif impor turun dari 32 persen menjadi 19 persen. Menurut dia, Prabowo juga bernegoasiasi langsung dengan Presiden AS Donald Trump.
"Ini merupakan negosiasi luar biasa yang juga dilakukan oleh Presiden kita secara langsung dengan Presiden Donald Trump. Dan ini titik temu antara pemerintah kita dengan pemerintah Amerika Serikat," jelas Hasan.
Klaim Trump Kenakan Tarif Impor 19% ke RI
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa, 15 Juli 2025 waktu setempat menyatakan telah mencapai kesepakatan perdagangan awal dengan Indonesia. AS akan mengenakan tarif 19% atas barang dari Indonesia.
"Kami tidak akan membayar tarif. Jadi, mereka memberi kami akses ke Indonesia yang tidak pernah kami miliki," ujar Trump seperti dikutip dari CNBC, Rabu (16/7).
"Itu mungkin bagian terbesar dari kesepakatan ini. Dan bagian lainnya adalah mereka akan membayar 19%," dia menambahkan.
Belum jelas apakah Indonesia telah sepakati ketentuan tersebut seperti yang dijelaskan Trump. Kedutaan besar Indonesia di AS belum menanggapi permintaan komentar dari CNBC.
Dalam unggahan berikutnya di Truth Social, Trump menuturkan, Indonesia telah berkomitmen membeli energi AS senilai USD 15 miliar, produk pertanian AS senilai USD 4,5 miliar dan 50 pesawat Boeing, banyak di antaranya adalah Boeing 777 sebagai bagian dari kesepakatan itu.