Gubernur Pramono Ungkap Pendapatan Pajak DKI Stabil di Tengah Tekanan Ekonomi, Ini Faktor Pendorongnya
Pramono menegaskan pemerintah daerah terus mendorong seluruh pelaku usaha untuk memenuhi kewajiban perpajakannya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pendapatan daerah dari sektor pajak tetap terjaga meski kondisi ekonomi menghadapi berbagai tantangan. Menurut dia, kepatuhan wajib pajak dan pengelolaan pemerintahan yang terbuka menjadi kunci menjaga stabilitas penerimaan daerah.
Pramono menegaskan pemerintah daerah terus mendorong seluruh pelaku usaha untuk memenuhi kewajiban perpajakannya.
"Alhamdulillah revenue dari pajak kita dan distribusi terpenuhi dan kami berbagai kegiatan seperti kemarin Waisak, Imlek, Tahun Baru, Natalan, Idul Fitri," kata Pramono di Menara Astra, Jumat (5/6).
Menurut dia, di tengah berbagai tekanan yang dihadapi perekonomian, realisasi pendapatan pajak dan distribusi penerimaan daerah masih berjalan sesuai target sehingga berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dapat terus dijalankan.
Selain fokus pada penerimaan daerah, Pramono juga menekankan pentingnya menjaga keberagaman dan rasa keadilan bagi seluruh warga Jakarta.
Acara Hari Besar Keagamaan
Ia mengatakan Pemprov DKI Jakarta secara sengaja menggelar berbagai perayaan hari besar keagamaan secara terbuka dan memberikan perhatian yang sama kepada seluruh kelompok masyarakat.
Pramono mencontohkan sejumlah perayaan yang mendapat dukungan pemerintah daerah, mulai dari Waisak, Imlek, Tahun Baru, Natal, hingga Idulfitri.
"Memang sengaja kita buat secara terbuka dan kita perlakukan adil bagi semua agama," ujarnya.