Sorot
{{caption}}
Evaluasi Layanan Haji, Prabowo Panggil Menhaj ke Hambalang

{{caption}}
1 Orang Meninggal Akibat Gempa Palu, Mensesneg Minta Pemda Tak Lengah

{{caption}}
Korban Hanania Travel Bertambah, Kali Ini Jemaah Haji Khusus

{{caption}}
Temui Jokowi, Rismon Bawa Koreksi Buku Jokowi's White Paper

{{caption}}
Perbedaan Gempa Palu 2026 dan 2018

{{caption}}
Cek Fakta: Hoaks Uang Baru Nominal Rp 1 Juta Bergambar Presiden Prabowo dan Wapres Gibran

Topik Terkait
{{caption}}
Aktivis dan Akademisi Tasikmalaya Bahas Opsi Pilkada Lewat DPRD

Aktivis menilai bahwa perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD harus dipikirkan dengan matang, mengingat biaya politik yang tinggi.

{{caption}}
Ada 167 Kepala Daerah Korupsi di Tengah Biaya Pilkada Capai Rp76 T, Akademisi: Perlu Ada Evaluasi Mekanisme DPRD

Biaya untuk penyelenggaraan Pilkada dianggap sangat tinggi, mencapai Rp76 triliun. Selain itu, catatan KPK mengenai kepala daerah yang terlibat kasus korupsi.

KPK
{{caption}}
Pilkada Lewat DPRD Berpotensi Matikan Karir Politik Anak Muda

Apalagi, klaim bahwa Pilkada melalui DPRD akan lebih murah dan menekan angka korupsi politik patut diuji simulasinya secara terbuka.

{{caption}}
Pilkada Lewat DPRD: Pengamat Sebut Rentan Lahirkan Pemimpin Tanpa Legitimasi Kuat

Wacana Pilkada lewat DPRD berpotensi melahirkan pemimpin tanpa legitimasi kuat di mata publik dan menjauhkan masyarakat dari proses demokrasi, menurut pengamat politik.

{{caption}}
Pilkada Tidak Langsung: Langkah Rasional Menata Ulang Demokrasi Lokal Indonesia

Setelah dua dekade Pilkada langsung, wacana Pilkada tidak langsung kembali mengemuka sebagai langkah rasional untuk menata ulang demokrasi lokal Indonesia, mengatasi biaya politik tinggi dan polarisasi.

{{caption}}
Untung Rugi Kepala Daerah Dipilih DPRD, Apa Dampaknya buat Rakyat?

Usulan kepala daerah dipilih DPRD kembali berhembus. Saat ini hanya PDI Perjuangan yang tegas menolak usulan tersebut.

{{caption}}
Mencegah Korupsi: Negara Harus Hadir Atasi Biaya Politik Pilkada yang Tinggi

Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD kembali mengemuka seiring tingginya biaya politik Pilkada yang memicu korupsi, menuntut kehadiran negara untuk mencegahnya.

{{caption}}
Pakar Ingatkan: Pilkada oleh DPRD Berpotensi Perdalam Problem Demokrasi Indonesia

Pakar politik kontemporer Prof. Caroline Paskarina menilai mekanisme Pilkada oleh DPRD berisiko memperdalam masalah demokrasi, mengurangi partisipasi publik, dan memusatkan kekuasaan pada elite politik.

{{caption}}
Di Depan Alumni UII, Mendagri Tito Bicara Evaluasi Sistem Pemilu

Meski PSU adalah mekanisme yang berjalan sesuai koridor tata penyelenggaraan Pemilu, namun mengganggu kelancaran tata kelola Pemda.

{{caption}}
Analisis Dampak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD yang Bikin Prabowo Dapat Sentimen Negatif

LSI Denny JA mewanti-wanti potensi merosotnya kepercayaan publik kepada Prabowo Subianto akibat isu Pilkada oleh DPRD

{{caption}}
PKB soal Pilgub Lewat DPRD: Bukan Bajak Hak Rakyat, Tapi Kekuasaan Tertinggi Diserahkan ke Perwakilannya

Anggota Komisi II Fraksi PKB DPR RI Indrajaya mengatakan wacana pilkada oleh DPRD bukan untuk membajak hak politik rakyat.

{{caption}}
Tunggu Masukan DPR dan Parpol, Kemendagri Tegaskan Tak Buru-Buru Putuskan soal Usulan Pilkada Lewat DPRD

Baru-baru ini, muncul usulan kepala daerah dipilih lewat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

{{caption}}
SOKSI Dorong Pilkada lewat DPRD: Evaluasi Dua Dekade Pilkada Langsung

Organisasi sayap Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), mendorong wacana pemilihan kepala daerah atau Pilkada lewat DPRD sebagai bentuk evaluasi atas pelaksanaan Pilkada langsung yang telah berjalan sekitar dua dekade.

{{caption}}
PDIP Tegaskan Pertahankan Pilkada Langsung dan Dorong E-voting untuk Efisiensi

PDIP secara tegas menyatakan komitmennya untuk mempertahankan Pilkada Langsung demi kedaulatan rakyat, sekaligus mendorong penerapan E-voting sebagai solusi efisiensi biaya politik dan penguatan integritas penyelenggara.

{{caption}}
Hardiyanto Kenneth: Refleksi HUT PDI Perjuangan Teguhkan Jati Diri Partai Wong Cilik

Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menegaskan HUT PDI Perjuangan ke-53 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi ideologis dan konsolidasi untuk meneguhkan jati diri sebagai 'partai wong cilik', serta komitmen terhadap Pilkada langsung.

{{caption}}
PDIP Kritik Wacana Pilkada DPRD: Demokrasi Jangan Seperti Poco-Poco

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyoroti wacana perubahan sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), menilai sistem tersebut sebagai kemunduran demokrasi yang 'maju-mundur' seperti.

{{caption}}
PDI Perjuangan Bahas Sikap Pilkada di Rakernas, Mayoritas Publik Tolak Dipilih DPRD

PDI Perjuangan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) untuk membahas sikapnya terkait isu pemilihan kepala daerah (Pilkada), sementara hasil survei menunjukkan mayoritas pemilih menolak Pilkada dipilih oleh DPRD.

{{caption}}
PDI Perjuangan Tegaskan Dukungan Kuat Terhadap Pilkada Langsung, Hindari Debat Lama yang Sudah Selesai Konstitusional

PDI Perjuangan secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap Pilkada Langsung. Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menyoroti pentingnya mekanisme ini untuk menentukan pemimpin daerah dan menghindari perdebatan yang sudah usai secara konstitusional.