Sorot
{{caption}}
Momen Kocak Aldi Taher saat Bertemu AHY: Ya Allah Mimpi Apa Gabung Demokrat

{{caption}}
Motif Pembunuhan Sadis Lansia di Pekanbaru Terbongkar: Sakit Hati dan Ekonomi

{{caption}}
PDIP Dialog dengan Partai Non Parlemen Cari Kesepakatan Ambang Batas Parlemen

{{caption}}
Imam Masjid di Palopo Dikeroyok, Diduga Gara-Gara Tegur Bocah Main Mikrofon

{{caption}}
Viral Penumpang KRL Pergoki Pria Ngintip di Bawah Peron Stasiun Kebayoran, KAI Buka Suara

{{caption}}
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Topik Terkait
{{caption}}
Aktivis dan Akademisi Tasikmalaya Bahas Opsi Pilkada Lewat DPRD

Aktivis menilai bahwa perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD harus dipikirkan dengan matang, mengingat biaya politik yang tinggi.

{{caption}}
Pilkada Lewat DPRD Berpotensi Matikan Karir Politik Anak Muda

Apalagi, klaim bahwa Pilkada melalui DPRD akan lebih murah dan menekan angka korupsi politik patut diuji simulasinya secara terbuka.

{{caption}}
Hasto Kristiyanto: PDIP Tegas Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Jaga Mandat Rakyat

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan penolakan tegas partainya terhadap wacana Pilkada dipilih DPRD, menekankan pentingnya mandat langsung rakyat untuk mencegah otoritarianisme dan korupsi.

{{caption}}
Pilkada Tidak Langsung: Langkah Rasional Menata Ulang Demokrasi Lokal Indonesia

Setelah dua dekade Pilkada langsung, wacana Pilkada tidak langsung kembali mengemuka sebagai langkah rasional untuk menata ulang demokrasi lokal Indonesia, mengatasi biaya politik tinggi dan polarisasi.

{{caption}}
Pilkada Konstitusional: Yusril Tegaskan Mekanisme Langsung atau Lewat DPRD Sama-sama Sah

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyatakan Pilkada langsung maupun lewat DPRD sama-sama konstitusional, memicu perdebatan penting tentang masa depan demokrasi daerah.

{{caption}}
Mencegah Korupsi: Negara Harus Hadir Atasi Biaya Politik Pilkada yang Tinggi

Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD kembali mengemuka seiring tingginya biaya politik Pilkada yang memicu korupsi, menuntut kehadiran negara untuk mencegahnya.

{{caption}}
Pakar Ingatkan: Pilkada oleh DPRD Berpotensi Perdalam Problem Demokrasi Indonesia

Pakar politik kontemporer Prof. Caroline Paskarina menilai mekanisme Pilkada oleh DPRD berisiko memperdalam masalah demokrasi, mengurangi partisipasi publik, dan memusatkan kekuasaan pada elite politik.

{{caption}}
Di Depan Alumni UII, Mendagri Tito Bicara Evaluasi Sistem Pemilu

Meski PSU adalah mekanisme yang berjalan sesuai koridor tata penyelenggaraan Pemilu, namun mengganggu kelancaran tata kelola Pemda.

{{caption}}
Ini Dampak Buruk yang Terjadi Jika Kepala Daerah Dipilih DPRD

Tingginya biaya politik menjadi dalih pejabat partai politik hingga eksekutif, untuk melanggengkan wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD.

{{caption}}
Untung Rugi Kepala Daerah Dipilih DPRD

Wacana mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kembali mencuat. Isu ini bukan hal baru dalam politik Indonesia.

{{caption}}
PSI soal Wacana Pilkada Lewat DPRD: Kita Ikut Kata Presiden Prabowo

Namun, ia menyebutkan untuk kebijakan saat ini, pemerintah tidak ada membahas soal Undang-undang Pilkada lewat DPRD.

{{caption}}
Wacana Pilkada Lewat DPRD, Komisi II DPR Pastikan Pembahasan RUU Pemilu Jadi Fokus Utama

Belum ada pembahasan sama sekali RUU Pilkada, termasuk wacana Kepala Daerah dipilih oleh DPRD.

{{caption}}
SOKSI Dorong Pilkada lewat DPRD: Evaluasi Dua Dekade Pilkada Langsung

Organisasi sayap Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), mendorong wacana pemilihan kepala daerah atau Pilkada lewat DPRD sebagai bentuk evaluasi atas pelaksanaan Pilkada langsung yang telah berjalan sekitar dua dekade.

{{caption}}
Demokrat Berbalik Arah Dukung Pilkada Lewat DPRD, Gerindra Beri Tanggapan

Demokrat sebelumnya menolak Pilkada melalui DPRD, dan tetap ingin sistem Pilkada langsung atau dipilih masyarakat.

{{caption}}
PUSaKO Unand Tolak Tegas Wacana Pilkada Lewat DPRD, Sebut Lahirkan Korupsi Sistemik

Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Unand menolak keras wacana pengembalian mekanisme Pilkada lewat DPRD, menegaskan pilihan langsung adalah kedaulatan rakyat dan investasi demokrasi.

{{caption}}
NasDem: Pilkada Lewat DPRD Selaras dengan Konstitusi, Bukan Mematikan Demokrasi

Viktor menegaskan, perubahan mekanisme Pilkada bukan dimaksudkan untuk mematikan demokrasi, melainkan untuk memastikan demokrasi tetap berjalan.