Mahfud MD Ngaku Sudah Lama Dekat dengan Prabowo Tapi Diskusi Paling Hangat Baru Kemarin
Mahfud menggambarkan suasana pertemuan tersebut berlangsung santai dan penuh keakraban.
Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), Mahfud MD, mengungkapkan kedekatannya dengan Presiden Prabowo Subianto telah terjalin sejak lama. Namun, ia menyebut diskusi paling hangat justru terjadi saat pertemuan di Istana Negara pada Selasa (5/5/2026).
"Saya cukup dekat atau berkawan dekat dengan Pak Prabowo sejak 2013-2014. Sering bertemu, sering berdiskusi, tetapi diskusi yang paling hangat itu kemarin sore,” kata Mahfud di Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).
Mahfud menggambarkan suasana pertemuan tersebut berlangsung santai dan penuh keakraban. Diskusi yang dilakukan tidak hanya serius, tetapi juga diselingi dengan candaan.
“Guyonannya. Artinya itu pengantar bahwa pertemuan itu sangat cair dan diskusinya berjalan sangat lancar,” ujar dia.
Momen tersebut dinilai memperlancar pembahasan berbagai rekomendasi reformasi Polri yang disampaikan kepada Presiden.
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian
Dalam kesempatan itu, Mahfud juga menegaskan bahwa pihaknya tidak mengusulkan perubahan posisi kelembagaan Polri menjadi di bawah kementerian. Menurutnya, struktur saat ini lebih menjamin independensi institusi kepolisian.
Menurut Mahfud, posisi Polri akan lebih aman jika tetap berada langsung di bawah Presiden agar tidak mudah dipengaruhi kepentingan politik praktis.
"Secara politis lebih aman karena jika diletakkan di bawah kementerian, menteri dalam sistem politik kita biasanya berasal dari partai. Sehingga nanti bisa dipolitisasi. Lebih baik langsung ke Presiden saja," kata Mahfud.