Kanada Juara FIBA 3x3 Women's Series Shanghai 2026 Usai Laga Dramatis
Timnas basket Kanada berhasil meraih gelar juara FIBA 3x3 Women's Series Shanghai 2026 setelah mengalahkan Amsterdam dari Belanda secara dramatis, memicu penasaran akan jalannya pertandingan sengit tersebut.
Tim nasional bola basket Kanada sukses mengukir sejarah dengan menjuarai Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3x3 Women's Series Shanghai 2026. Kemenangan ini diraih setelah melalui pertarungan sengit melawan tim Amsterdam asal Belanda di Shanghai Global Harbor, China. Laga final yang berlangsung pada Senin, 18 Mei, berakhir dengan skor tipis 19-17 untuk keunggulan Kanada.
Pertandingan puncak tersebut berlangsung sangat dramatis, bahkan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu atau overtime. Kedua tim menunjukkan performa terbaik mereka, saling berbalas serangan dan keunggulan poin sepanjang durasi normal. Ketegangan memuncak hingga detik-detik akhir pertandingan.
Keberhasilan Kanada ini menjadi sorotan utama dalam rangkaian turnamen FIBA 3x3 Women's Series. Prestasi ini menegaskan dominasi mereka setelah menyingkirkan lawan-lawan tangguh di babak sebelumnya, termasuk Thailand dan Beijing, sebelum akhirnya menaklukkan Amsterdam di partai puncak.
Pertarungan Sengit di Final Shanghai
Jalannya pertandingan final antara Kanada dan Amsterdam menyajikan drama yang memukau para penonton. Amsterdam sempat unggul cepat dengan skor 4-1 di awal laga. Namun, tim Kanada tidak menyerah begitu saja dan berhasil bangkit melalui permainan gemilang dari Merissah Russell dan Paige Crozon. Keduanya sukses membalikkan keadaan, membawa Kanada memimpin 9-6.
Tim asal Negeri Kincir Angin, Amsterdam, kemudian menunjukkan respons cepat. Mereka melaju dengan serangkaian poin yang membuat mereka kembali unggul 15-11 menjelang berakhirnya waktu normal. Keunggulan ini sempat membuat posisi Kanada terancam, namun semangat juang mereka tidak padam.
Kanada kembali menunjukkan mental juara dengan membalikkan skor menjadi 17-16. Akan tetapi, Zoe Slagter dari Amsterdam berhasil mencetak poin krusial yang memaksa pertandingan berlanjut ke babak overtime. Momen ini menjadi puncak ketegangan, di mana setiap poin sangat menentukan.
Pada babak tambahan, Merissah Russell tampil tenang di bawah tekanan. Ia berhasil mengeksekusi dua lemparan bebas dengan sempurna, memastikan kemenangan Kanada dengan skor akhir 19-17. Ketenangan Russell di momen krusial ini menjadi kunci keberhasilan timnya meraih gelar juara.
Merissah Russell, Bintang Lapangan dan MVP
Merissah Russell menjadi sosok yang paling bersinar dalam turnamen FIBA 3x3 Women's Series Shanghai 2026. Penampilannya yang konsisten dan kontribusinya yang besar di setiap pertandingan membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) turnamen. Russell mencetak tujuh poin penting di pertandingan final, menunjukkan kapasitasnya sebagai penentu kemenangan.
Secara keseluruhan, Russell juga menjadi pencetak angka terbanyak sepanjang turnamen dengan total 33 poin. Selain itu, ia berhasil melesakkan delapan tembakan dua angka yang krusial bagi timnya. Efisiensi nilainya mencapai angka tertinggi sebesar 45,6, membuktikan kualitas permainannya yang luar biasa.
Perjalanan Kanada menuju final juga tidak mudah. Mereka harus melewati hadangan tim kuat Thailand di perempat final dengan skor 21-14. Selanjutnya, di babak semifinal, Kanada berhasil mengalahkan tim Beijing dengan skor telak 21-11, menunjukkan performa yang dominan sebelum menghadapi Amsterdam.
Perjalanan Amsterdam dan Seri Selanjutnya
Tim Amsterdam juga menunjukkan performa yang mengesankan sepanjang turnamen, mencapai final setelah melewati rintangan berat. Di perempat final, mereka menundukkan Austria dengan skor 13-11 melalui babak overtime. Kemudian, di semifinal, Amsterdam berhasil mengalahkan Ulaanbaatar Amazons dari Mongolia dengan skor 21-12, membuktikan kelayakan mereka tampil di partai puncak.
Rangkaian FIBA 3x3 Women's Series 2026 tidak berhenti di Shanghai. Turnamen ini akan berlanjut di Vienna, Austria, pada tanggal 12-14 Juni mendatang. Namun, sebelum itu, akan ada jeda selama tiga pekan untuk penyelenggaraan FIBA 3x3 World Cup 2026, sebuah ajang penting dalam kalender bola basket 3x3 internasional.
Turnamen FIBA 3x3 Women's Series memiliki format yang unik. Kompetisi ini dapat diikuti oleh tim nasional yang mewakili negara, maupun tim yang mewakili klub atau swasta. Setiap poin keikutsertaan yang diperoleh tim akan terakumulasi untuk federasi bola basket masing-masing negara asal tim yang bertanding, berkontribusi pada peringkat global.
Sumber: AntaraNews