Legislator Dorong Kebijakan Tata Ruang Khusus untuk Perlindungan Karst Citatah
Anggota DPRD Jawa Barat Tom Maskun mendesak pemerintah agar segera menetapkan kebijakan tata ruang khusus demi keberlanjutan Perlindungan Karst Citatah, ekosistem unik dan pusat panjat tebing nasional.
Anggota DPRD Jawa Barat, Tom Maskun, secara tegas mendorong pemerintah untuk menerbitkan kebijakan tata ruang khusus bagi kawasan Karst Citatah di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Desakan ini bertujuan untuk memastikan perlindungan ekosistem Karst Citatah yang unik dan berkelanjutan di masa mendatang.
Tom Maskun, yang merupakan anggota Komisi V DPRD Jabar, menjelaskan bahwa kawasan Karst Citatah memiliki nilai ekologis dan geologis yang sangat penting. Selain itu, area ini juga telah menjadi pusat aktivitas olahraga panjat tebing selama lebih dari setengah abad, melahirkan banyak atlet nasional dan internasional.
Perlindungan kawasan ini menjadi krusial karena tanahnya merupakan milik desa dan telah dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat sejak lama. Oleh karena itu, aturan umum saja tidak akan cukup untuk menjaga kelestarian Karst Citatah yang memiliki bentang alam purba berusia jutaan tahun.
Urgensi Kebijakan Tata Ruang Khusus
Tom Maskun menekankan bahwa perlindungan kawasan Karst Citatah tidak bisa hanya mengandalkan aturan umum yang ada. Menurutnya, "Tanahnya milik desa dan sejak awal dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat. Karenanya, perlindungan kawasan karst tidak cukup hanya mengandalkan aturan umum."
Kawasan ini bukan hanya sekadar tempat latihan panjat tebing, tetapi juga merupakan ekosistem vital yang berperan penting dalam menjaga cadangan air dan keseimbangan lingkungan. Keberadaannya yang telah bertahan sekitar 27 juta tahun menjadikannya warisan alam yang tak ternilai.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti perlunya inventarisasi seluruh lokasi panjat tebing di Jawa Barat, khususnya di Karst Citatah, mengingat nilai ekologis dan geologisnya yang kritis. Kebijakan tata ruang khusus akan memberikan kepastian hukum dan arah pengembangan yang jelas bagi kawasan ini.
Nilai Ekologis dan Potensi Wisata Olahraga Karst Citatah
Karst Citatah dikenal luas sebagai salah satu laboratorium alam terlengkap yang ada di Jawa Barat. Tebing-tebingnya yang ikonik terbentuk dari bentang laut dangkal purba yang mengering jutaan tahun lalu, membentuk formasi batu gamping yang menakjubkan.
Salah satu lokasi paling terkenal adalah Citatah 125, yang sering disebut sebagai "kawah candradimuka" bagi atlet panjat tebing Indonesia. Banyak atlet nasional hingga internasional telah lahir dan ditempa di lokasi ini, menunjukkan pentingnya Karst Citatah bagi dunia olahraga.
Melihat potensi besar ini, Tom Maskun mendorong pengembangan wisata olahraga yang berkelanjutan di Citatah. Ia meminta pemerintah provinsi dan kabupaten untuk segera menetapkan zonasi perlindungan yang jelas agar warisan alam berharga ini tidak rusak akibat kebijakan yang tidak berpihak pada kelestarian lingkungan.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kelestarian
Untuk mewujudkan perlindungan dan pengembangan yang berkelanjutan, Tom Maskun menyerukan adanya kolaborasi erat antara berbagai pihak. "Kami akan mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten untuk segera menetapkan zonasi khusus di Karst Citatah," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini harus melibatkan pemerintah desa, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan dari sektor olahraga dan pariwisata. Tujuannya adalah agar Citatah dapat berkembang sebagai destinasi wisata olahraga dan pendidikan yang sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar.
Menurut Tom, upaya ini bukan hanya sekadar tentang olahraga atau pariwisata semata. "Ini bukan hanya soal olahraga. Ini soal pelestarian, pendidikan, dan keadilan sosial. Kita harus menjaga warisan ini untuk generasi mendatang," tutup Tom, menegaskan pentingnya menjaga Karst Citatah untuk generasi mendatang.
Sumber: AntaraNews