KDM Siapkan Pergub Lingkungan, Target Gunung Kembali Jadi Habitat Harimau
Dalam kurun waktu 20 tahun ke depan, Dedi menargetkan Gunung Wayang dan Gunung Tilu dapat kembali menjadi habitat dari harimau.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, bertekad untuk memulihkan ekosistem lingkungan di hulu Sungai Citarum guna mencegah bencana seperti banjir dan longsor yang acap kali terjadi di kawasan Bandung.
Dalam kurun waktu 20 tahun ke depan, Dedi menargetkan Gunung Wayang dan Gunung Tilu dapat kembali menjadi habitat dari harimau. Kembalinya harimau di gunung diyakini menjadi tanda pulihnya ekosistem.
"Target kita adalah konservasi di Gunung Tilu. Ekosistem harus kembali pulih sepenuhnya hingga harimau bisa hidup kembali di sana dalam 20 tahun ke depan," kata dia ketika menyampaikan kata sambutan dalam perayaan HUT ke-385 Kabupaten Bandung di DPRD Kabupaten Bandung pada Senin (20/4).
Maraknya Alih Fungsi Lahan
Dedi juga menyoroti maraknya alih fungsi lahan yang semula perkebunan teh atau kopi menjadi sayuran di kawasan Bandung Selatan.
Hal tersebut dinilainya jadi salah satu penyebab terjadinya bencana banjir hingga longsor. Maka dari itu, Dedi bakal segera menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk mengatasi permasalahan itu.
"Saya mengeluarkan Pergub pengembalian kawasan Bandung Selatan jadi kawasan tanaman keras," ucap dia.
Masa Transisi
Selama masa transisi alih fungsi lahan, Dedi akan menyiapkan kompensasi bagi masyarakat agar tak kehilangan mata pencahariannya. Masyarakat akan diberi upah senilai Rp 50 ribu perbulan untuk menanam dan merawat tanaman teh atau kopi.
"Tujuannya agar rakyat tidak kelaparan saat beralih dari tanaman sayur ke tanaman konservasi. Kita harus memberikan jaminan hidup agar masyarakat mendukung penuh restorasi hulu Citarum ini," katanya.