Viral Aksi Siswa SMAN 1 Purwakarta Olok-Olok Guru Sampai ke Telinga KDM, Perintahkan Sekolah Skorsing Pelaku

Dedi mengatakan murid dan orang tuanya sudah dipanggil oleh pihak sekolah dan menyesalkan adanya aksi tak terpuji.

Azzura Galexia
Oleh Azzura Galexia - Reporter
Viral Aksi Siswa SMAN 1 Purwakarta Olok-Olok Guru Sampai ke Telinga KDM, Perintahkan Sekolah Skorsing Pelaku
Viral Aksi Siswa SMAN 1 Purwakarta Olok-Olok Guru Sampai ke Telinga KDM, Perintahkan Sekolah Skorsing Pelaku (Merdeka.com)

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, merasa prihatin atas aksi tak terpuji sejumlah murid di SMAN 1 Purwakarta yang mengolok-olok dan mengacungkan jari tengah kepada gurunya.

"Saya cukup prihatin dengan peristiwa tersebut," kata dia melalui keterangan yang diterima pada Sabtu (18/4).

Dari hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemprov Jabar, Dedi mengatakan murid dan orang tuanya sudah dipanggil oleh pihak sekolah dan menyesalkan adanya aksi tak terpuji tersebut. Sebagai sanksi, murid-murid dikenakan skorsing selama 19 hari.

"Selanjutnya sekolah sudah memberikan skorsing selama 19 hari, anak itu mendapat bimbingan di rumah," ujar dia.

Namun demikian, terkait sanksi skorsing, Dedi justru mengimbau agar tak diberikan kepada murid-murid itu. Alangkah lebih baik, murid-murid itu diberi sanksi yakni membersihkan halaman dan toilet sekolah selama satu hingga tiga bulan.

"Tapi saya memberikan saran, anak itu tidak skorsing selama 19 hari, ini saran, mudah-mudahan sarannya bisa digunakan, tapi diberikan hukuman membersihkan halaman sekolah, menyapu dalam setiap hari dan membersihkan toilet," ucap dia.

Pembentukan Karakter Siswa

Siswa di SMAN 1 Purwakarta olok-olok guru
Siswa di SMAN 1 Purwakarta olok-olok guru merdeka.com

Dedi menekankan sanksi yang diberikan mesti didasarkan prinsip kebermanfaatan bagi pembentukan karakter para murid. Dia menyebut murid-murid itu mesti dibina karakternya oleh guru dan orang tua.

"Prinsipnya adalah setiap hukuman yang diberikan harus hukuman yang memberikan manfaat bagi pembentukan karakter," ujar dia.

9 Siswa

Sebelumnya diberitakan, total terdapat sembilan siswa di SMAN 1 Purwakarta yang melakukan aksi tak terpuji dengan cara mengolok-olok dan mengacungkan jari tengah kepada gurunya. Aksi para murid itu terekam sebuah kamera dan viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/4) lalu. Saat itu, murid-murid yang duduk di bangku kelas IX IPS baru saja menyelesaikan pelajaran mengenai kebhinekaan. Adapun guru yang diolok-olok bernama Atum.

Rekomendasi