Polda Metro Jaya masih mendalami kasus bentrok Menteng di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Polisi membuka peluang penambahan tersangka seiring pengumpulan bukti dan pemeriksaan lanjutan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan proses penyidikan tetap berjalan dan meminta ruang bagi penyidik untuk bekerja profesional.
"Perkara ini terus berjalan. Kami minta beri ruang kepada teman-teman penyidik agar penanganannya dilakukan secara profesional," kata Budi kepada wartawan, Senin (27/7/2026).
Advertisement
Penanganan Cepat Kasus Bentrok Menteng
Menurut Budi, bentrokan terjadi pada Minggu, 26 Juli 2026. Ia menyebut penyidik bergerak cepat dan hingga tadi malam total tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Karena kejadian kemarin jam 10, saat sekarang sudah sampai tadi malam sudah ditetapkan tersangka," ujarnya.
Penetapan tersebut mencakup dua perkara, yakni pengrusakan gerobak milik warga serta pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Advertisement
Empat Tersangka Pengrusakan Gerobak, Bukti CCTV dan Saksi
Dalam perkara pengrusakan gerobak, polisi menetapkan empat tersangka berinisial GNA, AJL, FAM, dan ELL.
Penetapan status itu didasarkan pada keterangan delapan saksi, rekaman CCTV, serta alat bukti lain yang dikumpulkan penyidik.
"Saat ini sudah ditetapkan empat orang tersangka terhadap pengrusakan gerobak warga," ujarnya.
Advertisement
Pengeroyokan Berujung Kematian, Tiga Orang Diamankan
Untuk perkara pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, penyidik menetapkan tiga tersangka berinisial SK, AS, dan OR.
"Saat ini sudah diamankan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujar dia.
Budi memastikan proses hukum terhadap kedua perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Advertisement
Kondisi Jalan Tambak Pulih, Aparat Gabungan Disiagakan
Menurutnya, kondisi di Jalan Tambak kini berangsur normal. Aktivitas masyarakat dan pelaku UMKM kembali berjalan seperti biasa.
Meski begitu, personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya tetap disiagakan untuk menjaga keamanan di lokasi.
Ia juga mengajak masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar situasi tetap kondusif.