Kapolda NTT Ngaku Tak Tahu Kasus & Kronologi Kapolres Ngada Ditangkap Mabes Polri: Mungkin Infonya Rahasia
Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengaku tidak mengerti kasus yang menjerat anak buahnya.
Kapolres Ngada, NTT AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja ditangkap Divisi Propam Mabes Polri pada Kamis (20/2) lalu. Fajar Lukman kabarnya masih menjalani pemeriksaan di Mabes Polri.
Namun demikian, belum ada informasi detail mengenai kasus yang menjerat Fajar Lukman. Belakangan, informasi beredar adalah pornografi hingga penyalahgunaan narkoba.
Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengaku tidak mengerti kasus yang menjerat anak buahnya.
"Saya tidak mengerti, tapi itu Mabes Polri yang mengamankan. Nanti biar Mabes Polri yang tahu kasusnya, saya juga tidak tahu," katanya usai mengikuti sidang paripurna DPRD NTT dengan agenda pidato perdana Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Senin (3/3) sore.
Menurut Daniel Tahi Monang Silitonga, dia hanya mendapatkan tembusan yang menginformasikan ada anak buahnya ditangkap propam.
"Saya hanya diberi tembusan dengan nama ini, ini. Penjelasan berikutnya nanti dari Mabes Polri," ujarnya.
Bahkan Daniel Tahi Monang Silitonga tidak mendapat informasi apapun tentang pengamanan Fajar Lukman selaku atasan di Polda.
"Karena mungkin infonya rahasia takutnya terbongkar apa-apa kan, jadi Mabes Polri langsung turun. Itu (Dugaan kasus narkoba) saya belum, nanti Mabes Polri yang punya kewenangan," kata dia.
Daniel Tahi Monang Silitonga meminta anggota Kepolisian di NTT agar melaksanakan tugas dan melayani masyarakat dengan baik. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan terbaik.
"Kami bersyukur kalau ini dilakukan dengan baik. Tidak pandang bulu meski jabatannya tinggi, bapak Kapolri tidak memandang bulu untuk melakukan tindakan tegas terhadap anggota yang melakukan pelanggaran. Tindak tegas, iya (Sampai ke pemecatan) sudah kita lakukan berkali-kali," tutupnya.