Integritas Pejabat Kejati Sulsel Ditekankan dalam Pelantikan Baru
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) Didik Farkhan Alisyahdi menekankan pentingnya **integritas pejabat Kejati Sulsel** yang baru dilantik demi penegakan hukum yang tegas dan visioner, memicu rasa penasaran akan dampak kepemimpinan bar
Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, secara resmi melantik dan mengambil sumpah empat pejabat baru di lingkungan Kejaksaan setempat. Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas serta kinerja institusi penegak hukum di wilayah Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Didik Farkhan menegaskan bahwa jabatan adalah amanah berat dari negara yang menuntut penegakan hukum secara tegas, berintegritas, dan visioner. Hal ini menjadi krusial, khususnya dalam menghadapi dinamika perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Mutasi jabatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk penyegaran organisasi dan perpindahan tongkat estafet kepemimpinan yang krusial. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat serta memastikan institusi Kejaksaan tetap relevan dengan tuntutan zaman.
Penegasan Integritas dan Kinerja Kejaksaan
Didik Farkhan Alisyahdi secara tegas mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum. Penekanan pada integritas ini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Kejaksaan yang profesional dan terpercaya di mata publik.
Pelantikan ini juga merupakan bagian dari strategi penguatan penegakan hukum di Sulawesi Selatan. Dengan adanya penyegaran kepemimpinan, diharapkan akan muncul inovasi dan efisiensi dalam setiap aspek tugas Kejaksaan, mulai dari penyelidikan hingga eksekusi.
Kajati Sulsel juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas loyalitas dan kontribusi mereka. Dedikasi mereka sangat berarti, terutama dalam menyukseskan berbagai program unggulan Kejati Sulsel yang telah berjalan.
Salah satu program yang mendapat sorotan adalah keberhasilan Kejaksaan Negeri Barru di bawah kepemimpinan Syamsurezky dalam menuntaskan program “Zero Indekos”. Selain itu, layanan seksi prima yang humanis dan efisien bagi saksi juga diapresiasi.
Profil Pejabat Baru dan Arahan Khusus
Empat pejabat baru telah dilantik dan diambil sumpahnya di Baruga Adhyaksa Kantor Kejati Sulsel pada Selasa (27/1). Mereka adalah Sutarto Wilson sebagai Asisten Pidana Militer (Aspidmil), Syamsurezky sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar, Erik Yudistira sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Barru, dan Muhammad Fadly Hasibuan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar.
Kepada Aspidmil Sutarto Wilson, Didik Farkhan menginstruksikan untuk memastikan koordinasi yang solid dan harmonis dengan pihak Oditurat serta Polisi Militer. Sinergi antar lembaga penegak hukum militer dan sipil sangat penting untuk efektivitas penanganan perkara.
Sementara itu, kepada para Kepala Kejaksaan Negeri yang baru, Didik memberikan arahan spesifik. Mereka diminta untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan bertindak cepat terhadap perkara yang meresahkan. Ini mencerminkan komitmen Kejaksaan untuk lebih dekat dengan rakyat.
Selain itu, para Kejari juga diinstruksikan untuk mengoptimalkan Keadilan Restoratif (Restorative Justice) bagi perkara ringan yang memenuhi syarat. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih humanis dan efektif bagi masyarakat.
Komitmen Kejaksaan dan Kehadiran di Masyarakat
Didik Farkhan juga menegaskan pentingnya bersikap tegas tanpa kompromi terhadap perkara yang merugikan keuangan negara. Hal ini menunjukkan komitmen Kejati Sulsel dalam memberantas korupsi dan menjaga aset negara.
Kejaksaan diharapkan dapat menjadi pelayan hukum yang mengayomi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan akan semakin meningkat.
Pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kejati Sulsel Prihatin, seluruh jajaran Asisten, Kabag Tata Usaha, sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri, serta Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Sulsel beserta jajaran. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru dan arah kebijakan Kejati Sulsel.
Melalui pelantikan ini, Kejati Sulsel berharap dapat terus menjaga marwah hukum dan memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan keadilan di tengah masyarakat. Dengan integritas dan kinerja yang kuat, Kejaksaan siap menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum di masa depan.
Sumber: AntaraNews