Pemkab Donggala Tingkatkan Kolaborasi OPD untuk Percepat Pembangunan Daerah
Pemerintah Kabupaten Donggala mendorong peningkatan kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan program pembangunan, demi mewujudkan daerah yang lebih maju dan pelayanan publik yang optimal.
Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, secara aktif mendorong peningkatan kolaborasi antarperangkat daerah (OPD) dalam upaya mengakselerasi program pembangunan di wilayahnya. Langkah strategis ini ditekankan untuk memastikan sinergi antarinstansi dalam mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan. Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor demi kemajuan daerah.
Penekanan pada kolaborasi ini disampaikan menyusul pelantikan dua pejabat eselon II penting, yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Donggala, Moh. Syarief, dan Kepala Dinas Kesehatan, Aprina Lingkeh. Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum baru untuk memperkuat koordinasi dan efektivitas program kerja. Proses seleksi pejabat dilakukan secara objektif dan transparan melalui mekanisme assessment.
Bupati Vera Elena Laruni secara langsung memberikan arahan kepada para pejabat yang baru dilantik, khususnya terkait integritas dan peningkatan pelayanan publik. Ia menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar menjalankan fungsi administratif. Hal ini bertujuan untuk menghadirkan manfaat dan perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Donggala.
Integritas dan Sinergi Dinas PUPR
Bupati Vera Elena Laruni secara khusus memberikan pesan kepada Kepala Dinas PUPR yang baru, Moh. Syarief, untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya. "Untuk Kadis PUPR harus tahan godaan, jangan sampai terjerumus pada hal-hal yang dapat merusak integritas sebagai pejabat," kata Vera saat ditemui awak media di Banawa, Senin.
Pesan ini menggarisbawahi pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur di Donggala. Kolaborasi antara Dinas PUPR dengan OPD lain menjadi krusial dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Sinergi ini diperlukan untuk menghindari tumpang tindih program dan memastikan efisiensi anggaran.
Dengan integritas yang kuat, Dinas PUPR diharapkan mampu mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan. Peningkatan kualitas infrastruktur jalan, jembatan, dan perumahan rakyat diharapkan dapat berjalan lancar. Kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah juga akan semakin meningkat melalui kinerja yang bersih dan profesional.
Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Terhadap Kepala Dinas Kesehatan yang baru, Aprina Lingkeh, Bupati Vera Elena Laruni menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan. Ia mengemukakan bahwa kepala dinas kesehatan ke depan harus mampu meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya terkait ketersediaan obat di masing-masing fasilitas kesehatan.
"Jadi ketersediaan obat segera dipenuhi serta pelayanan di seluruh puskesmas perlu ditingkatkan karena kesehatan masyarakat merupakan prioritas yang tidak bisa ditunda," ucapnya. Penekanan ini menunjukkan komitmen Pemkab Donggala untuk memastikan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang memadai. Optimalisasi fungsi puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan sangat diharapkan.
Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk penyedia obat dan fasilitas kesehatan lainnya, akan menjadi kunci dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan juga perlu menjadi perhatian. Dengan pelayanan kesehatan yang prima, diharapkan angka kesehatan masyarakat Donggala dapat terus membaik.
Amanah Jabatan dan Proses Seleksi Transparan
Bupati Vera Elena Laruni menegaskan bahwa proses seleksi pejabat eselon II dilakukan secara objektif dan transparan melalui mekanisme assessment. "Tidak ada intervensi dari saya selaku pimpinan daerah. Ini hasil dari assessment panitia seleksi," sebutnya.
Pernyataan ini memastikan bahwa penunjukan pejabat didasarkan pada kompetensi dan meritokrasi. Ia menuturkan agar kedua kepala OPD tersebut dapat mengemban jabatan dengan amanah, termasuk ruang pengabdian kepada masyarakat. "Jabatan adalah amanah. Tugas kita bukan sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi menghadirkan manfaat dan perubahan yang dirasakan masyarakat," kata dia.
Dengan proses seleksi yang transparan dan penekanan pada amanah jabatan, diharapkan para pemimpin OPD dapat bekerja dengan dedikasi tinggi. Kolaborasi yang kuat antar OPD, didukung oleh integritas dan fokus pada pelayanan, akan menjadi motor penggerak utama pembangunan di Kabupaten Donggala. Ini adalah langkah nyata menuju pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan warganya.
Sumber: AntaraNews